Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Jelang Pelaksanaan TTG ke-19, Jokowi Bakal Panen Udang di Dolago

PALU EKSPRES, PARIGI – Direktur Jenderal (Ditjen) Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Slamet Subjakto didampingi Wakil Bupati Parigi Moutong, H Badrun Nggai SE meninjau lokasi tambak udang dan ikan bandeng di Desa Dolago, Sabtu (19/8).

Tambak udang dan ikan yang ditinjau itu rencananya akan dijadikan lokasi panen raya Presiden Joko Widodo saat menghadiri gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-19 tingkat Nasional Tahun 2017 di Kabupaten Parigi Moutong, tanggal 27 September mendatang.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Parigi Moutong, Sabarudin Kilis yang ikut dalam peninjauan itu mengatakan, kedatangan Ditjen Perikanan Budidaya, Slamet Subjakto dalam rangka mengecek sekaligus memastikan kesiapan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong pada acara panen raya yang akan dihadiri langsung Presiden Joko Widodo.

“Beliau melihat secara langsung kesiapan tambak udang dan ikan bandeng yang akan dipanen, karena sesuai rundown acara TTG Presiden RI akan melakukan panen raya udang dan ikan bandeng di desa Dolago ini,”kata Sabarudin Kilis melalui sambungan telpon, Sabtu (19/8).

Saat ini, Kabupaten Parigi Moutong memiliki potensi tambak dengan luas mencapai 21.632 hektar. Namun, yang bisa dikelola baru sekitar 8.132 hektar. “Insya Allah tambak ikan bandeng dan udang yang akan dipanen oleh Bapak Presiden itu berada di kawasan 610 hektar,”ungkapnya

Dari hasil peninjauan itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan katanya akan melakukan perubahan tambak tradisional itu menjadi tambak semi itensif. “Nanti awal September Kementerian KP akan menurunkan tim untuk melakukan perubahan itu,”kata Sabarudin.

Pada kesempatan itu Ditjen Perikanan Budidaya Kementerian KP berjanji akan memberikan bantuan berupa alat excavator kepada kelompok tambak ikan dan udang yang selama ini terkendala alat berat dalam mengembangkan usahanya. Soal berapa jumlah excavator yang akan diberikan, tergantung hasil peninjauan.

“Pak Ditjen bernjanji akan memberikan bantuan itu kepada kelompok yang telah siap,”kata Sabarudin

Usai dari Dolago, Dijen bersama rombongan meninjau kelompok budi daya rumput laut di Peningkat Kecamatan Kasimbar.

(Jeprin/Humas Pemda)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital