Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Bikin Haru, Bocah SD Rawat Sendiri Adiknya, Bantu Tranfusi Darah

Lalu dari mana dia mendapat uang untuk kebutuhan hidup selama di rumah sakit? Maswi mengaku banyak dibantu para perawat dan pasien di sekitar. Termasuk memesankan transportasi daring ke PMI Kalsel ketika mengurus transfusi darah sang adik.

Tak seperti anak seumurannya, Maswi tampak cekatan ketika mengurus administrasi yang berada jauh dari ruang perawatan sang adik. Memegang amplop berisi berkas, dia melapor dulu ke perawat untuk mengurus dan menitipkan sang adik. “Awalnya saya dibimbing perawat ketika mengurus, setelah itu urus sendiri. Paling kalau saya tak paham memanggil perawat,” ucap anak tertua dari 1 saudara ini.

Meski sendiri, dia mengaku tak takut berurusan bahkan menunggu adik saat malam hari di ruangan rumah sakit. “Untungnya di ruangan saya tak sendiri, ada beberapa pasien dengan keluarganya di samping. Jadi tak takut,” sebutnya.

Anak dari pasangan Arbani dan Masni ini tak menduga adiknya mengalami kanker yang harus dirawat intensif. Pasalnya, gejala tersebut baru diketahui ketika sang adik di bawa ke RSUD Balangan setelah jatuh dari toilet rumah dan mengalami patah tulang di tangan.

Ketika RSUD Balangan tak memiliki fasilitas lengkap, akhirnya Fatimah di rujuk ke RSUD Ulin. Nah, disini baru diketahui sang adik mengalami Kanker Tulang dan Leukimia atau Kanker darah yang sudah resiko tinggi. “Sebelumnya ading ulun (adik saya) tak sakit. Baru sekarang ternyata diketahu mengalami kanker. Mudah-mudahan dia cepat sembuh dan bisa ceria lagi,” ujarnya sambil menyeka air mata.

Selama 1 bulan menjaga sang Adik, Maswi mengaku sudah kangen dengan kampung halaman, terutama rekan sekolahnya. Sambil meneteskan air mata, dia mengatakan ingin sekali kembali ke sekolah dan berharap adiknya sembuh seperti sediakala. “Mau bagaimana lagi, saudara saya tak ada lagi, paman dan bibi juga bekerja, jadi tak bisa ke sini,” katanya.

Sementara, salah seorang keluarga pasien yang satu ruangan dengan Fatimah, Risna mengatakan Maswi sangat sayang dengan sang adik. Setiap kali adiknya menangis, Maswi selalu menghiburnya. “Orangnya pintar dan perhatian dengan adiknya, membuat gaduh seperti anak seumuran dia pun tak pernah,” tutur Risna.

Seperti diketahui, kabar perjuangan Maswi merawat sendiri sang adik di rumah sakit sempat menjadi viral setelah diposting seseorang di media sosial.

Ketika ramai diperbincangkan, baru beberapa warga datang menjenguk. Tak ketinggalan anggota DPRD Kalsel. Rombongan anggota Komisi IV DPRD Kalsel yang membidangi pendidikan dan kesejahteraan setelah mendengar kabar itu langsung menjenguk.

Mereka tak hanya prihatin dengan Fatimah, namun kepada Maswi yang sudah tak bersekolah selama 1 bulan. Menyikapi hal ini, Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Yazidi Fauzie akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Balangan khususnya Dinas Pendidikan agar memberi rekomendasi kepada Maswi untuk sementara mengenyam pendidikan di Kota Banjarmasin.

“Kasihan dia (Maswi) lama tak bersekolah. Ini yang kami pikirkan pula selain meminta RSUD Ulin agar menangani Fatimah dengan maksimal dan tak membandingkan dengan pasien yang berduit,” tegas Yazidi.

(mof)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital