Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Cuaca Panas, Kesehatan Jamaah Haji Menurun

PALU EKSPRES, BANGKALAN – Sebanyak 604 calon jamaah haji (CJH) asal Bangkalan selesai melaksanakan wukuf Kamis (31/8). Selama proses ibadah, ada sebagian tamu Allah asal Kota Salak yang kesehatannya menurun. Meski demikian, Kemenag memastikan kondisi mereka tetap aman dan bisa menunaikan rangkaian ibadah haji.

Kasi Haji dan Umrah Kemenag Bangkalan Wafir mengku sejumlah jamaah hanya sakit-sakit ringan. Penyebabnya, cuaca di Tanah Suci Makkah masih panas, yaitu 45 derajat Celsius. ”Sakit ringan saja. Tapi, tetap bisa dan mampu melaksanakan ibadah haji,” ucapnya Jumat (1/9).

Wafir mengungkapkan, berdasar laporan petugas yang mendampingi para CJH asal Bangkalan, mereka tetap mampu melaksanakan kewajiban haji dengan lancar selama melaksanakan ibadah wukuf di Arafah. Bahkan saat ini semua jamaah sudah sehat kembali. ”Dari maktab sekitar 5 kilo ke Arafah. Alhamdulillah, pelaksanaan ibadah wukuf berjalan lancar,” kata Wafir.

Menurut dia, karena haji merupakan ibadah fisik, tentu petugas di sana selalu mewanti-wanti untuk selalu menjaga kesehatan dan memperbanyak minum air putih. Sebab, masih banyak rangkaian ibadah yang harus ditunaikan.

”Termasuk, mereka harus melaksanakan jumrotul aqobah dan tawaf. Nah, kalau sekarang sebagian ada ditenda dan sebagian juga kembali ke maktab,” terangnya.

Wafir menyampaikan, selama menjalankan rukun Islam kelima, diharapkan CJH asal Bangkalan dan CJH seluruh Indonesia kembali dalam keadaan selamat dan menjadi haji mabrur. ”Intinya, kami berharap mereka pulang dengan selamat dan bisa kumpul lagi dengan keluarga. Kemudian, bisa menjadi haji mabrur,” harapnya.

Anggota Komisi D DPRD Bangkalan Kholifi menyampaikan, Kemenag harus intens berkomunikasi dengan petugas yang mendampingi CJH asal Bangkalan. Sebab, upaya tersebut memang tanggung jawabnya. ”Dan yang paling penting, tanya terus soal kesehatan,” ucapnya.

(mr/daf/onk/luq/bas/JPR)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital