Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Tahun Depan Kepala OPD Wajib Qurban 3 Ekor Sapi

PALU EKSPRES, PALU – Kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Sulteng tampaknya harus mulai menabung yang banyak. Pasalnya kepala OPD, pada lebaran Idul adha tahun 2018 diwacanakan harus menyembelih tiga ekor sapi untuk dibagikan ke kaum duafa. Wacana ini dikemukakan Gubernur Sulteng, H Longki Djanggola pada pelaksanaan sembelih hewan kurban tingkat Pemprov Sulteng, Sabtu (2/9).

Menurut Longki, wacana itu digagas Sekdaprov Sulteng M Hidayat Lamakarate. Dimana pada lebaran idul adha tahun 2018 mendatang, Sekdaprov mengusulkan agar kepala OPD harus menyiapkan tiga ekor sapi. Karena itu Longki meminta seluruh kepala OPD mulai kini harus menyisihkan penghasilan untuk ditabung membeli sapi.Agar nantinya seluruh kepala OPD ini bisa menggelar sembelihan untuk dibagikan kepada kaum duafa.

“Sebagai perintah Allah, keterlaluan jika ada para pejabat di lingkungan Pemrov yang mempunyai penghasilan yang lebih tidak mau menyisihkan hartanya untuk berqurban dan saya bukan bermaksud menggurui,”tekan gubernur.

Longki menyebut sembelih hewan kurban merupakan perintah Allah bagi mereka yang mampu. Hal itu sebagai wujud cinta dan taqwa kepada Allah SWT.

“Sebagaiman Nabi Ibrahim yang di perintahkan Allah SWT untuk menyembelih Nabi Ismail AS Putra kesayangannya sendiri. Itulah wujud ketaqwaannya kepada Allah melebihi segala-galanya namun di saat Nabi Ibrahim ingin menyembelih putra kesayangannya, turunlah malaikat atas perintah Allah untuk mengganti Ismail AS dengan seekor domba,”demikian Longki.

Idul adha tahun ini Pemprov Sulteng menyembelih sedikitnya 14 ekor sapi dan lima ekor kambing. Penyembelihan dan penyerahan hewan kurban digelar di halaman Kantor Gubernur Sulteng, Jalan Samratulangi Palu, Sabtu 2 September 2017. Selain daging sapi, turut dibagikan hewan kurban kambing yang juga diterima pegawai harian lepas dan PNS golongan II.

Penyaluran daging kurban dihadiri Pejabat Eselon II ligkungan Pemprov. Yakni kepala Biro Humas & Protokol, Kepala BPKAD, Kepala Biro Kesramas dan beberapa Pejabat Eselon III dan IV.

(mdi/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital