Minggu, 20 September 2026

Kompetensi Guru Agama Mesti Terus Ditingkatkan

PALU EKSPRES, PE – Perubahan zaman yang terus terjadi, mau tidak mau akan mendorong sistem pendidikan untuk turut mengalami perubahan, baik sistem pendidikan nasional maupun global. Untuk menghadapi berbagai perubahan tersebut, para guru dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi yang dimilikinya.

Tuntutan ini termasuk bagi para guru Pendidikan Agama Islam (PAI), yang oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng, H. Abdullah Latopada, bertanggung jawab penuh terhadap pendidikan keagamaan bagi generasi mendatang.

“Sistem pendidikan nasional dengan global selalu berubah. Olehnya, harus terus ditingkatkan kompetensi guru termasuk guru PAI, mengikuti perkembangan zaman yang semakin modern. Karena yang bertanggung jawab terkait masalah-masalah agama, pada sekolah-sekolah umum adalah guru agamanya,” ujar Kakanwil, saat membuka kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru PAI SMA dan SMK, di salah satu hotel di Kota Palu, Senin 4 September 2017.

Oleh pemerintah dalam hal ini Kemenag, kata Kakanwil, para guru PAI tidak hanya diberikan tanggung jawab, tetapi juga harus diberikan kompetensi-kompetensi yang kekinian atau sesuai dengan perkembangan zaman.

Ia menambahkan, dengan hanya disediakan 3 jam pelajaran bagi mata pelajaran agama di dalam kurikulum, harus dapat betul-betul dimanfaatkan oleh para guru agama, untuk memberikan penanaman nilai-nilai keagamaan kepada peserta didik.

“Pelajaran agama yang hanya diberi 3 jam, jika ditambah guru agama yang tidak bertanggung jawab, maka hancurlah pendidikan agama kita. Tidak boleh lagi ada cerita-cerita, bahwa ada guru agama yang malas,” tegasnya.

Melalui kegiatan peningkatan kompetensi guru tersebut, Kakanwil juga berpesan, agar para guru PAI mampu membuat sebuah terobosan berarti, dalam metodologi pembelajarannya. Guru-guru yang menjadi peserta, diminta untuk dapat mengambil ilmu sebanyak-banyaknya dari para instruktur pelatihan tersebut.

“Mereka (instruktur-red) hanya akan memberikan metodologi, jika kalian mampu membuat metodologi sendiri berdasarkan hasil dari pembelajaran, itu yang paling cerdas. Kecerdasan intelektual semua sudah bisa ditemukan, ciptakanlah kecerdasan sosial dan emosional,” tutur Kakanwil.

Selain itu, para guru juga diminta untuk meniatkan pekerjaannya sebagai ibadah, agar dapat ternilai pahala di sisi Tuhan. Sehingga, jika pekerjaan tersebut ditunaikan dengan baik, maka selain mendapatkan gaji dan tunjangan sertifikasi dari pemerintah, para guru juga akan mendapatkan pahala dari Tuhan.

guru agama harus menjadikan kerjanya sebagai ibadah, supaya dapat gaji, sertifikasi dan juga pahala di sisi Tuhan. Harus niatkan untuk jadikan pekerjaan sebagai ibadah, karena Tuhan menciptakan manusia, tidak ada lain tujuannya kecuali hanya untuk beribadah kepada-Nya,” tandasnya.

Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS) Kanwil Kemenag Sulteng, Dr. H. Kiflin Padjala menyebutkan, pelatihan yang digelar selama tiga hari tersebut, diikuti oleh 60 guru PAI yang berasal dari beberapa SMA dan SMK, dari 10 Kabupaten dan Kota yang ada di Sulteng.

“Pesertanya guru-guru PAI yang PNS, dari SMA dan SMK negeri maupun swasta. Sedangkan instruktur pelatihannya tiga orang, yang merupakan tenaga profesional di bidang pendidikan dari Jakarta,” kata Kiflin.

(abr/Palu Ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam