Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

FPPN Pengaruhi Jadwal Sidang Cawu III, Jadi Digeser ke Oktober

PALU EKSPRES, PALU – Pembahasan rancangan peraturan daerah (Ranperda) masa sidang catur wulan (Cawu) 3 yang sedianya digelar September ini ditunda ke bulan Oktober 2017.

Penundaan itu untuk disesuaikan dengan waktu penyelenggaran Festival Pesona Palu Nomoni (FPPN). Usulan penundaan dimulainya sidang disampaikan Asisten I Pemkot Palu, Rifani Pakamundi dalam rapat badan musyawarah (Banmus) DPRD Palu, Rabu 13 September 2017. Menurut Rifani, saat ini seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) tengah sibuk mempersiapkan diri untuk menyelenggarakan FPPN. Utamanya OPD yang terkait langsung dalam kepanitiaan.

“Kami usulkan agar pembahasan Ranperda cawu 3 itu sebaiknya kita mulai awal Oktober saja,”kata Rifani. Sebab kata Rifani, jika sidang dimulai pada September ini, kemungkinan hadirnya OPD dalam sidang tidak akan berjalan maksimal. “Karena OPD juga masih harus menyesuaikan waktunya dengan rangkaian festival yang saat ini sudah mulai bergerak,”sebutnya.

Namun untuk penundaan, pihaknya jelas Rifani memastikan seluruh rancangan materi dan naskah akademik Ranperda yang akan dibahas semuanya sudah diselesaikan. “Agar nanti jika sidang sudah dimulai materinya sudah siap. Tinggal kita bahas saja,”jelasnya. Anggota Banmus DPRD Palu, Joppy A Kekung sepakat dengan usulan itu. Menurutnya memang sidang dimulai setelah event FPPN. Agar nantinya, kehadiran perwakilan OPD dalam pembahasan tidak terganggu karena kesibukan lain.

Namun Joppi dalam pertemuan itu juga menekankan agar seluruh OPD terkait pembahasan Ranperda sudah harus melengkapi seluruh materi dan naskah akademisnya. “Supaya tak ada lagi kendala ketika jadwal sidang dimulai. Harus dilengkapi memang agar rapat tidak berulang-ulang,”tekannya.

Ketua Banmus DPRD Palu, Basmin pun sependapat dengan usulan itu. Karenanya Basmin meminta Sekretariat DPRD Palu dan Pemkot segera menyusun bersama jadwal dimulainya sidang. “Kita atur bersama saja agar tidak saling mengganggu,”kata Basmin.

Adapun Ranperda yang diajukan Pemkot Palu pada masa sidang Cawu 3 itu antara lain, perubahan ke 4 Ranperda nomor 8 tahun 2011 tentang retribusi jasa umum. Ranperda tentang pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, Ranperda tentang penanganan gelandangan dan pengemis sert Ranperda APBD 2018. Selain Ranperda, Pemkot juga mengusul pembahasan revisi RPJMD Kota Palu pada Desember mendatang.

(mdi/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital