Jumat, 18 September 2026

Bamsoet: Jangan Sampai Urusan Perempuan Juga Disadap KPK

PALU EKSPRES, JAKARTA – Masalah penyadapan menjadi perbicangan hangat dalam rapat bersama antara Komisi III DPR RI dan KPK di Gedung DPR, Senayan, Selasa (26/9).

Komisi III mempersoalkan sistem kontrol dalam praktik penyadapan yang dilakukan komisi anti-rasuah. Pasalnya, jika dibandingkan dengan BIN dan Polri, kedua lembaga tersebut harus meminta izin pengadilan dalam melakukan penyadapan.

Ketua Komisi III DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet), menilai, penyadapan yang dilakukan KPK seharusnya memiliki kontrol seperti BIN dan Kepolisian.

Menurutnya, tanpa adanya kontrol, penyadapan yang dilakukan KPK tidak hanya melanggar aturan perundang-undangan, hak privasi individu juga ikut ditabrak.

“Harus ada kontrolnya, tetapi KPK ini kan bisa langsung menyadap tanpa izin pihak lain” ujar Bambang dalam rapat tersebut.

Politisi yang akrab disapa Bamsoet itu menambahkan, penyadapan yang dilakukan KPK juga tidak menjelaskan berapa lama peroses tersebut dilakukan. Dengan Begitu, tidak menutup kemungkinan sisi lain di luar pokok perkara ikut terekam oleh KPK.

Menurutnya, hal tersebut harus terus diingatkan kepada KPK, untuk memegang teguh aturan perundang-undangan terutama soal penyadapan.

“Urusan perempuan dan lain lain juga disadap. Nah itulah yang menjadi konsen kita sejauh mana kewenangan penyadapan di KPK. Jangan sampai timbul pelanggaran HAM dan kedzaliman,” tegas politisi Golkar itu.

Terkait hal ini, Komisioner KPK, Laode M Syarief, merasa heran atas sikap DPR yang selalu mempermasalahkan penyadapan.

“Setiap Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPR dari zaman dulu pasti penyadapan ini dipermasalahkan,” ujar Laode.

Bahkan, lanjut Laode, yang lebih mengherankan lagi, kenapa hanya penyadapan yang dilakukan KPK saja yang selalu dipersoalkan DPR. Sementara penyadapan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum lainnya tidak disoal.

“Padahal KPK menjadi satu-satunya lembaga yang diaudit penyadapannya. Sementara yang lain tidak pernah dan itu tidak pernah diributkan,” sindir anak buah Agus Rahardjo.

Laode juga menerangkan, penyadapan yang dilakukan KPK ada landasan hukumnya. Karena itu, selama landasan hukum tersebut tidak dicabut, mereka akan tetap melakukannya.

Toh menurut dia, penyadapan yang dilakukan KPK sama dengan yang dilakukan Polri, Kejaksaan, BIN, BNPT, dan BNN.

“Kita ini negara hukum lah. Kita play by the role, play by the game. Harus ada dasar hukumnya, kan jelas UU KPK diberi kewenangan untuk melakukan penyadapan,” tegas dia.

Sementara soal penyadapan tidak bisa dijadikan alat bukti, nyatanya kata dia, Mahkamah Konstitusi (MK) dalam amar putusannya sudah menginstruksikan agar DPR bersama pemerintah membuat aturan hukum yang lebih tegas untuk menjadi landasan KPK dalam hal penyadapan.

“Tapi karena putusan MK mengatakan harus diatur oleh peraturan yang lebih tinggi yaitu undang-undang dan tidak hanya mengatur KPK saja, maka kami tunggu itu,” pungkas Laode.

(fajar/rmol/jpc)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam