Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Bupati Cantik Ini Mau Buktikan ke Dunia, Dia Tidak Korupsi

PALU EKSPRES, JAKARTA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, Rita Widyasari menyangkal tudingan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebutkan dirinya menerima suap terkait izin perkebunan kelapa sawit kepada PT Sawit Golden Prima (SGP).

Rita mengamini pernyataan Heri Susanto Gun alias Abun yang mengatakan transferan uang kepada dirinya bukan gratifikasi seperti yang dituduhkan KPK, tapi murni jual beli yang sah diantara mereka, yaitu jual beli emas.

“Atas nama keadilan dan kebenaran yang semoga masih ada di negeri ini. Saya berani sumpah apapun, bahwa ini jual beli emas,” kata ketua DPD Partai Golkar Kaltim ini lewat akun Facebook Rita Widyasari, Rabu (4/10).

Diceritakan Rita, jual beli emas antara dia dengan Abun terjadi pada tahun 2010.

“Saya dituduh menerima uang dari Bapak Abun ini tanggal 22 Juli 2010 melalui transfer dan 5 Agustus. Saya tanda tangan izin Abun 8 Juli, seminggu pasca menjadi Bupati (periode) pertama,” paparnya.

Jelas Rita, Abun pada saat Pilkada adalah pendukung calon lain, jadi tidak mungkin dia mau menerima apapun dari yang bersangkutan.

“Karena (ini) jual beli emas saya minta ditransfer, dan itulah saya dikatakan terima gratifikasi,” imbuhnya.

Selanjutnya, Rita yakin, PT Citra Gading yang disebut-sebut memberikan uang ke Khairudin untuk dirinya, tidak akan bisa dibuktikan.

“Jangan hanya katanya, katanya, hukum itu harus adil. Saya hanya mengelus dada atas pemberitaan yang ada,” ucapnya.

Rita pun sangat yakin, tuduhan korupsi yang dialamatkan kepada dirinya tidak akan terbukti.

“Saya katakan sekali lagi, penetapan saya sebagai tersangka terlalu terburu-buru. Saya akan sampaikan pada dunia saya tidak bersalah, saya tidak korupsi,” tegasnya.

“Semoga tuhan mendengarkan saya dan membukakan hati KPK. Rakyat Kukar bantu doa saya, siang malam, bahkan tidur pun aku memikirkan Kukar agar setara dengan daerah lain, dan semoga kita semua dijauhkan dari bala. Amin,” tukas Rita menambahkan.

(rus)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital