Jumat, 18 September 2026
Daerah  

Dari Realisasi APBD Sulteng Rp2,3 T, Kabupaten Ini yang Paling Rendah Serapannya

PALU EKSPRES, PALU – Rapat tim evaluasi dan pengawasan realisasi anggaran (TEPRA) dan perogram pembangunan tahun anggaran (TA) 2017 tingkat Pemprov Sulteng, kembali digelar untuk periode September 2017.

Kepala Biro Administrasi Pembangunan dan SDA, sekaligus sekretaris TEPRA, Tuty Hamid, menyatakan realisasi anggaran hingga 30 september 2017 telah menembus Rp2,033trilyun lebih atau terealisasi 56,49 persen. Itu terealiasi dari total pagu APBD Sulteng TA 2017 sebesar Rp3,5 triliun lebih. Realisasi terdiri dari belanja langsung dan tidak langsung.

Pagu belanja langsung Rp1,4trilyun lebih dan pagu belanja tidak langsung Rp2,1 triliun lebih. Hingga 30 September 2017, realisasi belanja langsung yaitu sebesar Rp769,7milyar atau 53,14persen dari total pagu.

Sedangkan realisasi belanja tidak langsung yaitu Rp1,2trilyun lebih atau terealisasi 58,77persen dari total pagunya. Tuty kemudian membeberkan realisasi fisik yaitu sebesar 61,14persen. Selanjutnya realisasi anggaran belanja pegawai. Menurutnya setiap bulan realiasi belanja pegawai sebesar 6,54persen.

“Hingga bulan September dapat terealisasi sebesar 58,9persen. Serapannya tidak maksimal diakibatkan adanya ASN pensiun, mutasi dan juga serapan TP tidak terbayar full,”bebernya. Selanjutnya belanja non pegawai. Belanja ini terdiri dari belanja bantuan hibah, bantuan sosial bagi hasil kabupaten/kota , bantuan keuangan dan belanja tidak terduga.

Tuty menjelaskan, sisa pagu terbesar yang belum terealisasi terdapat pada belanja hibah ( Dana BOS) sebesar Rp183,5milyar lebih dan belanja bagi hasil

(pajak daerah) sebesar Rp167,1milyar lebih. “Belanja tersebut dapat terserap pada triwulan IV nanti,”jelasnya. Secara nasional tambahnya, capaian realisasi belanja APBD Sulteng berada pada posisi sebelas dari 34 propinsi. Untuk hasil evaluasi realisasi anggaran untuk kabupaten/kota se Sulteng, capaian realisasi anggaran Kabupaten Buol berada pada posisi pertama. Disusul Banggai Laut, Kota Palu.

“Sedangkan capaian realiasis paling rendah sesuai hasil evaluasi adalah Kabupaten Parigi Moutong,”pungkasnya. Gubernur Sulteng, Longki Djanggola pada kesempatan itu menyampaikan agar seluruh OPD dapat merealisasikan dan melaksanakan seluruh kegiatan tepat waktu.

“Dan seluruh kegiatan yang dilaksanakan diharapkan dapat bermanfaat yang besar kepada masyarakat,” harapnya. Gubernur Longki mengingatkan OPD yang menangani dana hibah dan bantuan untuk berhati – hati dalam pengelolaannya.

Karena OPD pengelolah tidak memberikan anggaran itu jika tidak menyodorkan proposal permohonan. Agar penerimanya jelas. “Karena kalau tidak jelas akhirnya kita yang kena getahnya. Dan kalau jelas proposalnya untuk apa bantuan yang diberikan maka hal itu pasti dapat dipertanggungjawabkan,”tekan gubernur. Terkait pelaksanaan kordinasi dan supervisi KPK, Longki meminta seluruh OPD segera mempersiapkan diri untuk tindaklanjuti korsup KPK. “Korsup KPK rencananya akan kembali digelar akhir Oktober 2017 ini,”pungkasnya.

(mdi/Palu Ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam