Sabtu, 29 Agustus 2026
Daerah  

Banyak Warga Bercerai, Bupati Morowali Ingin…

PALU EKSPRES, BUNGKU – Bupati Morowali, Anwar Hafid berharap ke depan dapat terbentuk tim, hasil dari kerjasama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali bersama Badan Penasehat Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4), Pengadilan Agama (PA) dan Kementerian Agama (Kemenag), yang bertugas untuk menekan angka perceraian di Kabupaten Morowali.

Hal ini disampaikannya, saat memberi sambutan pada peluncuran Proyek Perubahan Peningkatan Kualitas Keagamaan, Melalui Optimalisasi Peran BP4 Kabupaten Morowali, yang digagas oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Morowali, Hj. Marwiah, akhir pekan lalu.
Tingkat perceraian di Kabupaten Morowali, pada tahun 2016 berada di angka 157 kasus, sedangkan pada tahun 2017 meningkat tajam hingga mencapai 203 kasus.

“Dengan kerjasama antara BP4, PA dan Kemenag, diharapkan ada tim yang dibentuk sehingga dapat menekan angka perceraian. Dampak perceraian ke depannya juga harus dapat dipertimbangkan, sehingga tidak mudah memutuskan pasangan untuk bercerai,” kata Anwar.

Secara umum, Bupati meminta kepada Kemenag untuk dapat membantu daerah, khususnya Kabupaten Morowali, untuk mewujudkan masyarakat yang religius dan nasionalis, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Sulteng, H. Abdullah Latopada menyebutkan, peran Kemenag dalam pencegahan perceraian melalui BP4 yang terdapat di KUA, harus lebih diperketat, khususnya terkait pengajuan keputusan bercerai.

Abdullah juga mengatakan, pencegahan terhadap tindakan perceraian dapat pula dilakukan, melalui kegiatan-kegiatan yang melibatkan Majelis Ta’lim. Apalagi, Kemenag Sulteng telah menggagas terbentuknya Majelis Ta’lim Hubbul Wathan, yang diharapkan keberadaannya hingga di tingkat desa.

“Selain dapat penambahan wawasan keagamaan Islam, diharapkan nantinya di dalam Majelis Ta’lim itu ada materi tentang ketahanan keluarga, sehingga dapat mencegah adanya niat maupun tindakan, untuk melakukan perceraian,” jelas Abdullah.

Ia menambahkan, beberapa kasus perceraian turut dipicu oleh perkembangan teknologi, yang tidak dibarengi dengan penerapan yang bijak. Teknologi seperti ponsel pintar kata Abdullah, dapat menjadi sesuatu yang bermata dua, dapat digunakan untuk kebaikan dan sebaliknya juga dapat mendatangkan keburukan.

Olehnya Abdullah menekankan, pemahaman keagamaan yang baik akan mampu menjadi filter, dalam menyaring serta menghindarkan perbuatan buruk yang dilakukan melalui ponsel pintar, atau teknologi berkembang pada umumnya.

Kepala Kantor Kemenag Morowali, Hj. Marwiah mengatakan saat ini masyarakat di Kabupaten Morowali, khususnya di kalangan umat Islam sedang mengalami krisis dalam hal ketahanan rumah tangga, yakni dalam bentuk tingkat kasus perceraian yang cukup tinggi, bahkan hingga mencapai 150 persen.

“Maka untuk meningkatkan pelayanan, perlu adanya kerjasama antara Kemenag Morowali, Pemerintah Kabupaten, Pengadilan Agama Morowali, serta BP4, agar lebih ketat lagi dalam menindaklanjuti laporan masyarakat, dalam hal permasalahan rumah tangga, Karena Ketika perceraian terjadi, generasi kita yang akan terganggu,” ujar Marwiah.

(abr/Palu Ekspres)

Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri
Mahjong Ways Tetap Eksis! Ini Rahasia Bertahan di Tengah Persaingan Industri Game Ketat
Identitas Visual Mahjong Ways Bikin Penggemar Terpikat! Media Online Soroti Konsistensinya
Tren Digital Menggairahkan Lagi! Game Penghasil Uang Cepat Jadi Sorotan Publik
Kenapa Game Penghasil Uang Cepat Menarik Minat Pemain Indonesia? Ini Alasannya!
Benarkah Game Penghasil Uang Cepat Makin Diminati? Faktanya Mengejutkan!
Majestic Treasures Menarik Perhatian Komunitas Game Digital Lewat Pesona Khas dan Ragam Strategi Menarik
Mahjong Ways 2 Ramai Dibahas Lagi! Ini Dampak Besar pada Industri Game Digital Indonesia
Mahjongways Kasino Online Viral di Komunitas Game dan Mulai Disebut sebagai Sumber Penghasilan Baru
Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan! Penggemar Game Penghasil Uang di Indonesia Serbu
Game Penghasil Uang Mulai Dilirik Media Game Mobile di Tengah Pergeseran Tren Global