Jumat, 18 September 2026
Daerah  

Banyak Warga Bercerai, Bupati Morowali Ingin…

PALU EKSPRES, BUNGKU – Bupati Morowali, Anwar Hafid berharap ke depan dapat terbentuk tim, hasil dari kerjasama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali bersama Badan Penasehat Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4), Pengadilan Agama (PA) dan Kementerian Agama (Kemenag), yang bertugas untuk menekan angka perceraian di Kabupaten Morowali.

Hal ini disampaikannya, saat memberi sambutan pada peluncuran Proyek Perubahan Peningkatan Kualitas Keagamaan, Melalui Optimalisasi Peran BP4 Kabupaten Morowali, yang digagas oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Morowali, Hj. Marwiah, akhir pekan lalu.
Tingkat perceraian di Kabupaten Morowali, pada tahun 2016 berada di angka 157 kasus, sedangkan pada tahun 2017 meningkat tajam hingga mencapai 203 kasus.

“Dengan kerjasama antara BP4, PA dan Kemenag, diharapkan ada tim yang dibentuk sehingga dapat menekan angka perceraian. Dampak perceraian ke depannya juga harus dapat dipertimbangkan, sehingga tidak mudah memutuskan pasangan untuk bercerai,” kata Anwar.

Secara umum, Bupati meminta kepada Kemenag untuk dapat membantu daerah, khususnya Kabupaten Morowali, untuk mewujudkan masyarakat yang religius dan nasionalis, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Sulteng, H. Abdullah Latopada menyebutkan, peran Kemenag dalam pencegahan perceraian melalui BP4 yang terdapat di KUA, harus lebih diperketat, khususnya terkait pengajuan keputusan bercerai.

Abdullah juga mengatakan, pencegahan terhadap tindakan perceraian dapat pula dilakukan, melalui kegiatan-kegiatan yang melibatkan Majelis Ta’lim. Apalagi, Kemenag Sulteng telah menggagas terbentuknya Majelis Ta’lim Hubbul Wathan, yang diharapkan keberadaannya hingga di tingkat desa.

“Selain dapat penambahan wawasan keagamaan Islam, diharapkan nantinya di dalam Majelis Ta’lim itu ada materi tentang ketahanan keluarga, sehingga dapat mencegah adanya niat maupun tindakan, untuk melakukan perceraian,” jelas Abdullah.

Ia menambahkan, beberapa kasus perceraian turut dipicu oleh perkembangan teknologi, yang tidak dibarengi dengan penerapan yang bijak. Teknologi seperti ponsel pintar kata Abdullah, dapat menjadi sesuatu yang bermata dua, dapat digunakan untuk kebaikan dan sebaliknya juga dapat mendatangkan keburukan.

Olehnya Abdullah menekankan, pemahaman keagamaan yang baik akan mampu menjadi filter, dalam menyaring serta menghindarkan perbuatan buruk yang dilakukan melalui ponsel pintar, atau teknologi berkembang pada umumnya.

Kepala Kantor Kemenag Morowali, Hj. Marwiah mengatakan saat ini masyarakat di Kabupaten Morowali, khususnya di kalangan umat Islam sedang mengalami krisis dalam hal ketahanan rumah tangga, yakni dalam bentuk tingkat kasus perceraian yang cukup tinggi, bahkan hingga mencapai 150 persen.

“Maka untuk meningkatkan pelayanan, perlu adanya kerjasama antara Kemenag Morowali, Pemerintah Kabupaten, Pengadilan Agama Morowali, serta BP4, agar lebih ketat lagi dalam menindaklanjuti laporan masyarakat, dalam hal permasalahan rumah tangga, Karena Ketika perceraian terjadi, generasi kita yang akan terganggu,” ujar Marwiah.

(abr/Palu Ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam