Minggu, 9 Agustus 2026

Ada yang Aneh dari Pertemuan SBY dan Jokowi

PALU EKSPRES, JAKARTA – Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago menilai ada yang janggal dari pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Merdeka pada Jumat (27/10) lalu.

Menurut Pangi, Jokowi -sapaan Presiden- biasanya selalu menyampaikan apa yang dibicarakan dengan tokoh-tokoh yang dijamunya di Istana. Namun, pada pertemuan dengan ketua umum Partai Demokrat kali ini berbeda.

“Kali ini memang ada yang janggal, Jokowi gak bicara usai pertemuan empat mata dengan mantan Presiden dua periode tersebut,” ujar Pangi saat berbincang dengan jpnn.com, Minggu (29/10).

Publik menurutnya tidak bisa main tebak-tebakan terkait pembicaraan keduanya terkait Perppu Ormas, seperti yang disampaikan Juru Bicara Presiden Johan Budi. Meskipun dia menduga, kemungkinan SBY menagih janji pemerintah untuk segera merevisi UU Ormas.

“Kita memahami nuansa kebatinan Demokrat, sebagai partai berplatform nasionalis religius tentu saja tidak mau kehilangan basis segmen ceruk potensial pemilih kanan, yakni mayoritas muslim,” tutur direktur eksekutif Voxpol Center ini.

Selain itu, Pangi menilai dalam pertemuan yang berlangsung lebih dari satu jam itu, SBY sebagai mantan Presiden dua periode juga membicarakan masalah kinerja pemerintahan Jokowi. Misalnya saja terkait kebijakan pemerintah yang kontraproduktif dan blunder. Sehingga, itu bisa merugikan dan menggerus citra Presiden.

“Sebagai mantan presiden, tentu tepat dan pas SBY dalam konteks memberikan masukan dan mengingatkan Presiden Jokowi agar tidak masuk jurang, kebijakan yang salah merugikan citra presiden,” tambah Pangi.

Sebelumnya, Juru Bicara Partai Demokrat Imelda Sari juga menyampaikan, selain masalah Perppu Ormas, SBY juga mengingatkan Jokowi terkait pejabat negara yang dinilai berlaku di luar kewenangan.

“SBY menyinggung perlunya Presiden mengingatkan kembali para pejabat negara agar jangan sampai melampaui batas kewenangannya seperti dalam pertemuan Gubernur (Papua) Lukas Enembe dengan Ka BIN beberapa waktu yang lalu,” jelas Imelda kepada wartawan.

(fat/jpnn)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital