Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Tingkat Konsumsi Makan Ikan Sulteng Urutan 14

PALU EKSPRES, PALU – Sulteng sebagai provinsi yang memiliki garis pantai yang cukup panjang, tentunya ini harus dipandang sebagai potensi yeng perlu digarap secara maksimal untuk mendorong produksi ikan di daerah ini makin meningkat.

Sebab, dengan produksi ikan yang meningkat, ketersediaan ikan di Sulteng  juga akan berlimpah. Sehingga akan lebih memudahkan masyarakat di daerah ini mengkonsumsi ikan secara ideal, yakni sekitar 220 kilo kalori per hari.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng Dr. Hasanuddin Atjo mengatakan, tingkat konsumsi ikan masyarakat di Sulteng tergolong masih di bawah ideal. Kalau diukur untuk tingkat konsumsi ideal, masih di bawah sekitar 60 kilo kalori. Padahal, jika melihat potensi perikanan di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah, sungguh sangat berlimpah.

Namun secara prestasi, tingkat konsumsi ikan masyarakat Sulteng telah terdongkrak dari urutan 17 menjadi urutan 14 dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia.

“Ini hasil kerja keras Pemerintah Provinsi Sulteng bersama Forikan Sulteng yang giat mendorong konsumsi ikan di daerah ini,” kata Dr. Hasanuddin Atjo saat memaparkan materinya pada rapat koordinasi Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) tingkat Provinsi Sulteng 2017, Selasa (14/11), di Palu Golden Hotel.

Atjo sapaan akrabnya mengungkapkan, produksi hasil tangkap nelayan di wilayah Sulteng sebenarnya cukup berlimpah. Hanya saja, banyak hasil tangkap nelayan dari perairan wilayah Sulteng dijual ke wilayah provinsi lain. Misalnya, hasil tangkapan nelayan di wilayah Banggai, banyak yang  dibawa ke Sulawesi Utara untuk memenuhi permintaan pasar. Sebab, harga ikan di wilayah itu lebih tinggi dibandingkan di pasaran Sulteng karena tingginya tingkat permintaan konsumen di Sulut.

“Di sini pastinya berlaku mekanisme pasar,” ujar Atjo yang juga merupakan konsultan FAO yang bertugas di Vietnam.

(fit/Palu Ekspres)   

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital