Jumat, 15 Mei 2026

Pernikahan Dini Paling Banyak di Sulsel, Tertinggi di Indonsia

PALU EKSPRES, MAKASSAR – Secara nasional Sulsel termasuk provinsi dengan usia pernikahan dini tertinggi sesudah Jawa Barat dan Aceh.

Tercatat, angka titik rawan pernikahan di kalangan perempuan usia 10-14 tahu mencapai 4 juta orang dan Sulsel sekitar 200 ribu orang.

Demikian dibeberkan Ketua Koalisi Indonesi untuk Kependudukan dan Pembangunan Provinsi Sulsel, Prof Dr Tahir Kasnawi, didampingi Seketaris, Djalaluddin Abdullah.

Diskusi Pra Round Table Penyamaan Persepsi Pembangunan Berwawasan Kependudukan itu berlangsung di Hotel Tree Jl Pandang Makassar, Kamis (16/11/2017).

Turut hadir dalam diskusi itu; Prof Dr.dr. Nurpudji Astuti Taslim, MPH; Dr. H.Anwar M. Diah, SE, MM; Dr. Nurhayati Azis, SE, M.Si; Dr. Paulus Uppun, SE, M.Si, Dr.Muhammad Yahya, M.Si.

Diskusi ini merupakan, pertemuan Pra Pembentukan Tim Pakar Advokasi Pembangunan Berwawasan Kependudukan Provinsi Sulsel.

Dijelaskan pernikahan dini perempuan di usai 10-14, aman rentan`dengan resiko terkait bekum siap dan belum matang dalam melahirkan dan mendidik anak-anaknya.

Risiko lanjut terkait dengan pengembangan dan kelanjutan generasi muda ke depan. Jika kondisi demikian`terus dibiarkan akan menghadirkan lost generation, tegas Ketua Dewan Senat Universitas Hasanuddin ini.

Komitmen pembangunan bidang kependudukan dan pengembangan sumber daya manusia selama ini kurang serius ditangani, karena lebih dominan pada pembangunan fisik,tandas Tahir.

Menghindari lost generation maka dibutuhkan semua pihak termasuk eksekutif dan legislatif yang memiliki komitmen kependudukan yang kuat, tegasnya.

Mantan Kakanwil BKKN Sulsel, Dr. Anwar M Diah, SE, MM pada kesempatan itu menegaskan, semakin mendesak untuk membuat profil kependudukan,semacam peta jalan masalah kependudukan.

Jika sudah ada peta jalan kependudukan akan lebih mempermudah melakukan intervensi kepada pengambil kebijakan di daerah.

Guna lebih peduli dan berkomitmen pada pembangunan pengembangan sumber daya manusia dan kependudukan, tandas Wakil Ketua I Yayasan Indonesia Timur mengelola Universitas Indonesia Timur.

(rls)

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online
Strategi Kinerja Game Online Berbasis Statistik yang Memperlihatkan Gameplay Pola RTP Lebih Terukur, Efisien, dan Mudah Dibaca
Inovasi Teknologi Modern Mendorong Penataan Distribusi Probabilitas Game demi Pengalaman Bermain Lebih Berkualitas
Pembacaan Observatif pada Mahjong Digital Memperlihatkan Konsistensi Struktur Sesi dalam Ritme Permainan Modern
Sistem Tumble Progresif Menjadi Acuan Membaca Simbol Kemenangan dan Dinamika Kombo Gameplay Digital
Pemetaan Sosial Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Observasi Visual dan Stabilitas Respons Sistem
Keterlibatan Pemain Mahjongways Kasino Online Ditinjau dari Relasi Simbol dan Stabilitas Respons Permainan
Visualisasi Interaksi Mahjongways Kasino Online untuk Menafsirkan Dinamika Simbol serta Respons Permainan Harian
Pemantauan Dinamis Bulan Ini Menghadirkan Pembacaan Baru soal RTP PGSoft dan Gameplay Terukur
Landasan Rasional Mahjong Ways 2 melalui Pengamatan Fase Visual dan Karakter Permainan
Ulasan Mahjong Ways 2 tentang Pergeseran Ritme serta Stabilitas Interaksi Sistem Permainan