Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Terakhir Bertemu, Rina Pegang Tangan Liana Erat-Erat

PALU EKSPRES – Liana (17) masih merasakan genggaman Rina di tangannya sangat erat di hari Selasa 10 November 2017, ketika mereka terakhir ketemu. Ada ketakutan, ada kepanikan di wajah Rina (17), siswi SMA Negeri 1 Toboli, Parigi Utara, Parigi Moutong.

Selama tiga hari berturut-turut, mereka pulang sekolah bersama-sama. Itupun atas permintaan Rina.”Sejak hari Jumat, 10 November itu, setiap kali mau pulang, Rina bertanya sama saya, kau pulang dijemput papamu? saya bilang, tidak. Rina tanya, boleh kita pulang sama-sama? Dan saya mengiyakan, kita pulang sama-sama,” begitu tutur Liana kepada wartawan Palu Ekspres, Aswadin, Rabu, 22 November 2017.

Keesokan harinya, Sabtu, 11 November, Rina pun bertanya pertanyaan yang sama kepada Liana. Meminta mereka pulang bersama-sama. “Lina, kau dijemput papamu? Tidak.Saya pulang bajalan. Ayo sama-sama kita pulang,” ujar Liana lagi.

Hari Senin 12 November, mereka sama-sama ujian, dia tanya lagi. “Itu-itu terus dia tanya,” tandas Liana. Hari Selasa terakhir bertemu sama dia, Liana dan Rina sama-sama ujian pada sesi ke-3. Saat Rina melihat Liana berdiri selesai ujian, Rina langsung menyamperi Liana. Bertanya yang sama. “Liana kau ini betul-betul pulang tidak dijemput papamu? ayo kita sama-sama pulang,”.

Saat mereka berjalan bersama-sama, di tengah perjalanan mereka bertemu Tante Liana, lalu Rina menyapa, “Eh Mama Haya mo ke mana?” “Mau ambil air,” kata Mama Haya seperti diceritakan Liana.

“Saat di jalan dekat (perkebunan) kelapa dia pegang tanganku erat-erat skali, dipegang”. Rina pun berkata, “Sebenarnya ada yang mau saya bilang sama kau,” ujar Rina kepada Liana. “Apa,” tanya Liana balik. Tapi Rina diam. “Ah pasti tentang cowokmu ini,” tebak Liana. “Tidak”. “Apa dan,” tanya Liana. Lama terdiam, akhirnya Rina
bilang “eh tidak jadi.”

“Eh jangan kau sembunyikan apa yang ada dalam hatimu. Harus bilang sama saya,”desak Liana melihat kawan seiringnya diam. “Tidak jadi.., Tidak jadi,” ujar Rina.

Sampai di rumah kebun Rina dekat kelapa, Rina pun berhenti, singgah di rumah itu.”Pas pulang, saya sempat teriakin dia, Rina besok kita sesi ke berapa?” “kedua”, sahut Rina. “Oh,iya sampai ketemu besok di sekolah”. “Liana, minta maaf saya tidak sempat temani kau pulang ke bawah,” ucap Rina dari rumah kebunnya. “Tidak kenapa, Kita kan sudah biasa juga,” ujar Liana.

Itulah akhir pertemuan keduanya, sebelum Rina dinyatakan menghilang pada Rabu, 152 November 2017. Lalu ditemukan empat hari kemudian dalam keadaan tewas.

Seperti cerita teman-teman Rina yang lain, Liana pun sudah pernah dicurhati soal kakak iparnya yang pernah mengintip saat Rina mandi. Itu pun saat mereka masih di kelas 2 IPA 12.

Soal iparnya yang sering ke rumahnya Rina, sempat menjadi
pertanyaan polisi kepada Liana. “Saya jawab, wajar saja kan karena dia iparnya. Rina pun pernah tuangkan (sajikan) kopi untuk iparnya itu,”.

Bagi Liana, Rina adalah kawan yang baik, tenang. Dia juga sering bercerita bahwa dia membantu adik-adiknya di rumah menyiapkan baju sekolah. Rina juga bantu orang tua di rumah.

(aaa/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital