Sabtu, 8 Agustus 2026

Dilema Guru Honorer, Mereka Dibutuhkan tapi Gajiya Menyedihkan

PALU EKSPRES, PALU – Hidup memang selalu ada masalah. Tantangan yang silih berganti datangnya diharapkan bisa menjadikan setiap manusia lebih tegar menghadapi kenyataan hidup. Berfikir harus realistis sehingga hidup harus tetap berjalan.

Seperti inilah gambaran yang dihadapi para guru honorer di Indonesia, termasuk Sulteng. Keberadaan mereka sangat dibutuhkan, namun apa yang mereka terima sebagai gaji dari donasi waktu dan pikiran yang mereka berikan belum seimbang. Bahkan bisa dibilang timpang.

Di Sulteng, para guru honorer umumnya hanya digaji dalam kisaran Rp100-200 ribu perbulan. Itu pun diterima dalam tiga bulan sekali. Sedih memang fenomenanya. Tapi bagaimana pun juga, mereka butuh uang, dan mereka dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak bangsa.

“Jumlahnya bervariasi di setiap sekolah. Ada yang Rp100 ribu, 150 hingga 200 ribu per bulan. Dan ini diterima setiap tiga bulan,” kata Ketua PGRI Sulteng, Nursalam, saat dihubungi usal acara jalan santai dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional di Palu, Sabtu (25/11).

Nursalam membeberkan, gaji guru honorer selama ini hanya diambil dari dana Biaya Operasional Sekolah (BOS). Jumlahnya pun terbilang sangat sedikit dari alokasi keseluruhan. Hanya 15 persen saja.

“Coba bayangkan. Bagaimana kalau di sekolah itu mereka (guru honorer) banyak. Mau dibagi bagaimana. Ini memang menjadi kendala pendidikan kita. Kalau kita wawancara, rata-rata mengeluhkan soal honor,” jelasnya.

Memang kata dia, tak semua guru honorer bekerja full time di sekolah. Tapi untuk sekolah-sekolah yang jumlah muridnya banyak, mau tidak mau mereka harus berada di sekolah tiap hari dan sepenuh waktu. Dan kalau keberadaan mereka tidak ada, jelas sekolah akan kesulitan.

“Untuk waktu di sekolah, memang mereka tergantung jadwal. Biasa dalam seminggu 24 jam hingga 30 jam. Tapi kan banyak sekolah yang kekurangan guru. Mau tidak mau mereka yang harus mengambil peran,” jelasnya.

(MS/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital