Minggu, 9 Agustus 2026

2017, Jasa Raharja Salurkan Dana Kemitraan Rp850 Juta

PALU EKSPRES, PALU – Sepanjang tahun 2017, PT Jasa Raharja Cabang Sulteng menyalurkan dana program kemitraan sebesar Rp850 juta. Dana tersebut merupakan bantuan mitra usaha, yang disalurkan kepada 39 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di beberapa daerah di Sulteng.

Program tersebut merupakan bagian dari Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) PT Jasa Raharja Cabang Sulteng. “Tahun ini kita salurkan Rp850 juta. Alhamdulillah sudah tersalurkan 100 persen, ke 39 mitra binaan,” kata Kepala PT Jasa Raharja Cabang Sulteng, Amiruddin Zein, pada kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Mitra Binaan PKBL PT Jasa Raharja Sulteng, di salah satu hotel di Kota Palu, Jumat 8 Desember 2017.

Amiruddin mengungkapkan, total sejak tahun 2000, PT Jasa Raharja Cabang Sulteng telah menyalurkan dana program kemitraan mencapai Rp 9,9 milyar, yang menyentuh 571 UMKM mitra binaan.

Selain itu, dalam rentang waktu yang sama, dana program Bina Lingkungan yang di antaranya dalam bentuk pembangunan sarana ibadah, sarana umum, sarana pendidikan dan kesehatan, serta bantuan sosial lainnya tersalurkan sebesar Rp1,9 milyar.

“Perusahaan merancang program PKBL, dengan prinsip tepat guna dan tepat sasaran. Agar penyaluran dana PKBL dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Amiruddin.

Pendidikan dan Pelatihan Mitra Binaan PKBL PT Jasa Raharja Cabang Sulteng tahun 2017 kali ini, diikuti oleh 30 peserta pelaku UMKM dari Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi.

Selama 2 hari penyelenggaraan dihadirkan berbagai pemateri, di antaranya dari Dinas Koperasi dan UKM Sulteng, serta dari Fakultas Ekonomi Universitas Tadulako. Amiruddin menjelaskan, kegiatan tersebut digelar bertujuan memberdayakan para mitra binaan, agar meningkatkan motivasi dan pengetahuan mereka, utamanya yang berkaitan dengan dunia usaha dan bisnis. Misalnya tentang pembuatan laporan keuangan, dan pengembangan usaha.

“Kami harap kegiatan ini terlaksana dengan aktif dan lancar, agar maksud dan tujuan negara untuk meningkatkan produktivitas usaha kecil dapat tercapai,” tandasnya.

(abr/Palu Ekspres)

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital