Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Heboh Siswi Berjilbab Ikut Isi Acara Pra-Natal

PALU EKSPRES, GORONTALO – Foto siswi SMP berjilbab ikut mengisi acara persiapan ibadah Pra-Natal di Gereja Protestan Indonesia di Gorontalo (GIPG), viral di media sosial.

Kegiatan yang berlangsung pada 7 Desember tersebut ramai diperbincangkan publik.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post (Jawa Pos Group), siswi berjilbab tersebut berasal dari SMP Negeri 1 Tibawa.

Ada tujuh orang siswa/siswi yang ikut ambil bagian dalam kegiatan pra natal yang berlangsung di GPIG Nazaret Isimu itu. Para siswa/siswi tersebut tampil dengan membawakan lagu khas Gorontalo.

“Kebetulan mereka sering ikut lomba. Maka dari panitia meminta kesediaan anak-anak untuk mengisi acara perayaan Pra Natal,” ungkap Panitia Pelaksana Tony Tenggor.

Menurut Tony, pihaknya sengaja menampilkan kesenian khas Gorontalo agar kesenian, khususnya musik asli, Gorontalo bisa diketahui luas oleh masyarakat. Termasuk umat kristiani.

“Untuk identitas mereka menggunakan jilbab itu tujuannya untuk menunjukkan keberagamaan,” tegas Tony.

Pria yang juga kepala sekolah di Tibawa itu menegaskan, pelaksanaan pra Natal dengan turut menampilkan para siswa muslim bukan kali pertama dilaksanakan. Tahun-tahun sebelumnya juga pernah dilakukan.

“Tahun kemarin kita hadirkan tarian anak-anak SD yang semuanya menggunakan jilbab,” ujarnya.

Beredarnya foto penampilan siswi berjilbab di media sosial menimbulkan tanggapan beragam.

Beberapa di antaranya mengaku bangga dengan indahnya kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat Gorontalo. Terutama menyangkut toleransi beragama sekaligus contoh sikap saling menghargai.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Gorontalo, Abdurrahman Abubakar Bahmid, mengaku sangat terkejut sekaligus menyayangkan kejadian tersebut.

“Sangat menyayangkannya. Ini hal yang melanggar syariat dan falsafah di Gorontalo,” tegas Bahmid.

Sesuai dengan Fatwa yang dikeluarkan MUI pada 7 Maret 1981, terang Bahmid, bahwa mengikuti upaca Natal bersama bagi umat Islam itu hukumnya haram dan dianjurkan untuk tidak mengikuti kegiatan-kegiatan Natal.

“Toleransi dalam akidah dan ibadah itu bukan terlibat dalam perayaan ibadah agama lain, tapi dengan memberikan kesempatan dengan damai pelaksaan ibadah mereka. Kita tidak boleh menghalangi atau mengganggu,” pungkasnya.

(tr-56/axl)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital