Sabtu, 8 Agustus 2026

Ngeri, 61 Persen dari 466 Pengidap HIV adalah Gay

HIV AIDS

PALU EKSPRES, BEKASI – Dinas Kesehatan Kota Bekasi mencatat sebanyak 466 orang di wilayahnya mengidap penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV) sepanjang 2017.

Penyumbang penyakit mematikan itu didominasi dari kalangan homoseksual, atau yang dikenal dengan sebutan gay.

“Sekitar 61 persen atau 284 orang yang terkena HIV berasal dari kalangan homoseksual,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Dezi Syukrawati, Rabu (17/1).

Dia mengatakan, secara keseluruhan jumlah penderita HIV di Kota Bekasi pada 2017 mencapai 466 orang. Sekitar 61 persen atau 284 orang yang terkena HIV, berasal dari kalangan homoseksual.

Dezi mengatakan, penyakit itu dilatarbelakangi akibat yang bersangkutan kerap sekali berganti pasangan saat berhubungan badan. Sementara, bagi para kaum lelaki penyuka sejenis memiliki risiko HIV paling tinggi, karena perilaku seksualnya menyimpang.

“Mereka berhubungan badan lewat seks anal, padahal anus tidak bisa mengeluarkan cairan lubrikasi untuk mengurangi gaya gesek,” ujar dia.

Akibatnya, kelamin maupun anus menjadi terluka sehingga menjadi celah virus HIV masuk ke dalam tubuh. Risiko penularannya semakin tinggi manakala mereka berhubungan seksual tidak menggunakan alat kontrasepsi, yakni kondom.

Menurut dia, pemerintah belum menemukan obat untuk menyembuhkan pasien dari penyakit yang menyerang kekebalan tubuh ini.

“Kasus ini yang menjadi perhatian kami,” tandasnya.

(Fajar/jpnn)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital