Sabtu, 19 September 2026
Daerah  

Sulteng Dianggap Pantas jadi Pionir Sistem Logistik Ikan

PALU EKSPRES, PALU – Pengolahan bandeng bebas duri (Baberi) yang dilaksanakan oleh Dinas Kelautan dan Prikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Tengah dengan melibatkan puluhan warga sekitar, dianggap sebagai pionir sistem logistik ikan secara nasional.

Sebab, perlakuannya mulai dari hulu ke hilir, telah menggunakan sistem rantai pendingin. Sehingga kemanfaatan nilai gizinya tetap terpelihara bagus hingga ke konsumen.

“Kita optimis dimulai dari Provinsi Sulteng melalui Dinas Keluatan dan Perikanan, luar biasa inovasi ini (sistem pengolahan bandeng) dan akan ditularkan virus positif ini secara nasional, kami optimis akan dijadikan model untuk pangan pokok,” kata Direktur Logistik Kementerian Kelautan dan Perikanan Ir. Sadullah Muhdi MBA, usai meninjau pengolahan bandeng bebas duri (Baberi) yang berlokasi di kawasan kantor DKP Sulteng, Rabu (24/1).

Dilihat dari berbagai aspek, pengolahan pangan protein ini dengan menggunakan sistem rantai pendingin, dianggap sangat strategis. Dan, DKP Sulteng mampu memanfaatkan momentum yang ada.

“Nah, Kebetulan bandeng ini sudah ditetapkan sebagai salah satu pangan pokok dan momentumnya saat ini sangat tepat karena pemerintah sedang konsern terhadap peningkatan gizi masyarakat,” ujar Sadullah.

Ia menuturkan, model yang dilakukan oleh DKP Sulteng ini juga dianggap sebagai langkah terobosan yang telah memotong mata rantai distribusi sebagai upaya keterjangkauan secara fisik, mudah diperoleh dan terjangkau secara ekonomi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulteng, Dr. Hasanuddin Atjo mengungkapkan, sesuai hasil kajian yang dilakukan oleh DKP Sulteng menunjukkan bahwa kesejahteraan masyarakat khususnya nelayan pembudidaya, sangat ditentukan oleh sistem rantai distribusi, terutama hilirnya.

Sebab, ada efisiensi perlakuan terhadap produksi untuk sampai ke hilir. “Kalau ini (sistem logistik ikan), kita bisa buat efisien, maka efisien itu bisa kita berikan kepada hulu,” sebutnya.

Sebagai contoh, sistem logistik ikan di Kabupaten Banggai Laut dan Kabupaten Donggala yang merupakan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, sebelum ada sistem logistik ikan, harga ikan pada saat musim ikan (musim limbah), maksimal harga ikan Rp2.000 per kilogram.

Tapi setelah ada sistem logistik ini, harga ikan minimal Rp6.000 per kilogram. Berarti ada tambahan pendapatan bagi nelayan sebesar Rp4.000 per kilogram, sehingga ada jaminan harga bagi nelayan.

Begitu juga di Donggala, harga ikan Cakalang saat musim ikan maksimal Rp6-7 ribu per kg. Setelah ada sistem rantai dingin, telah menciptakan efisiensi, termasuk untuk bandeng. “Jadi berbicara mengenai kesejahteraan, berarti perbaiki hilirnya,” imbuh Atjo.

(fit/Palu Ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam