Minggu, 30 Agustus 2026
Daerah  

Tambang Galian C Sebabkan ISPA dan Rusak Terumbu Karang

PALU EKSPRES, PALU – Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Sulteng menilai aktivitas pertambangan Galian C di pesisir Teluk Palu dan Donggala kian mengkhawatirkan. Dampaknya mulai nyata terlihat. Merusak terumbu karang dan menyebabkan infeksi saluran pernafasan (ISPA).

Dalam catatan Jatam Sulteng, sedikitnya 27 perusahaan pemegang Izin usaha pertambangan (IUP) beroperasi di kedua wilayah itu. 10 di Kota Palu dan 17 lainnya di Kabupaten Donggala. Mengeruk material gunung mulai dari Kelurahan Buluri Kota Palu hingga Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala.

Material pasir batu dan kerikil (Sirtukil) yang jatuh kelautan dari proses angkut menutupi terumbu karang tempat ikan bertelur. Dampak ini telah dirasakan nelayan khusunya di Kelurahan Buluri, Desa Loli Oge, Loli Tasiburi hingga nelayan di Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala.

Ketua Jatam Sulteng, M Taufik menyebut, nelayan di daerah itu kini telah mengeluhkan sulitnya mendapat ikan. Kondisi tersebut diperparah akibat kapal tongkang yang setiap hari hilir mudik. Taufik menyebut kegiatan itu mengusir ikan dari habitatnya.

Masyarakat sekitar lokasi pertambangan menurutnya kini teramat resah akibat debu yang dihasilkan kegiatan tambang. Debu ini dalam catatan Jatam Sulteng dilaporkan telah memapar ratusan masyarakat. Menyebabkan penyakit infeksi saluran pernafasan (ISPA).

“Ini fakta. Bahwa masyarakat hidup dalam semua ancaman itu,”kata Taufik dalam orasinya saat menggelar aksi penentangan spanduk sikap Jatam, Minggu 27 Januari 2018. Setiap bulan 500 orang disepanjang pesisir Teluk Palu dan Donggala dilaporkan terpapar ISPA. Bahkan satu anak di Desa Loli Oge dilaporkan meninggal akibat terjangkit ISPA.

“Jumlah itu sebagaimana data yang kami himpun dari dinas kesehatan Kabupaten Donggala. Parahnya, penderita ISPA didominasi anak-anak,”ungkapnya. Dalam aksi penentangan spanduk yang melibatkan nelayan pesisir Teluk Palu, pengurus Jatam juga bergantian menyoroti carut marutnya pembangunan terminal untuk kepentingan sandiri (TUKS) oleh perusahaan pertambangan. Ini terkait dengan reklamasi tempat pembangunan TUKS.
Reklamasi TUKS di sepanjang pesisir Palu dan Donggala semuanya dilaporkan tidak memiliki izin.

“Keterangan itu sesuai konfirmasi salah satu pakar tata ruang Untad Palu, Amar kepada Ombudsman Sulteng,”sebut Taufik. Aktivitas pertambangan ujarnya kini telah mengepung Kota Palu dari berbagai sisi. Termasuk pertambangan emas di Kelurahan Poboya yang dianggap terus berkontribusi atas pencemaran lingkungan.

Taufik juga mengungkap, kini terdapat 17 perusahaan tambang galian c yang terus mengeruk material di sepanjang sungai di Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala. Sikap Jatam ujar Taufik cukup jelas atas permasalahan ini. Yaitu mendesak pemerintah Provinsi Sulteng melakukan evaluasi menyeluruh terhadap semua perusahaan tambang yang beroperasi di kedua wilayah tersebut.

Abdul Muis, seorang nelayan yang ikut dalam aksi Jatam Sulteng membenarkan kondisi dimana mereka kini kesulitan mendapat tangkapan ikan. Menurutnya, kegiatan bongkar muat dan Lalu lintas kapal tongkang menjadi penyebab utamanya. “Kami merasakan betul sulitnya menangkap ikan saat ini. Dulu tidak separah ini,”kata Abdul Muis kepada wartawan.

(mdi/Palu Ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam