Senin, 10 Agustus 2026
Daerah  

Gubernur Kukuhkan Pengurus PLKP dan TUK PKPI Sulteng

PALU EKSPRES, PALU – Gubernur Sulawesi Tengah diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, H. Ardiansyah L. S.Pd, M.Si mengukuhkan pengurus DPD Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (PLKP) Provinsi Sulawesi Tengah dan Uji Kompetensi Pengelola Pendidikan non Formal.

Secara seremoni dilantik serta diambil sumpahnya adalah Ketua Umum PLKP, Drs. H.M Ali Badrudin SH, MM bertempat di Aula Hotel Palu Golden, Selasa (20/2).

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan pendirian lembaga kursus dan pelatihan di tengah masyarakat, mempunyai andil penting untuk menstransfer pengetahuan, mengasah keterampilan, membina kecakapan hidup dan sikap kemandirian yang memadai bagi peserta kursus.

Pemenrtintah Provinsi Sulawesi Tengah, menyambut baik, serta mengapresiasi atas pelantikan dan pengukuhan pengurus DPD Forum LKPK.

“Mandat yang diberi ke bapak ibu untuk mengurus forum ini, saya harap tidak disia-siakan,” sebut Gubernur.

Pelantikan dimaksud diharap menjadi pijakan penting untuk mengkinerjakan kiprah lembaga kurus dan pelatihan yang ada di Sulawesi Tengah, dalam menterampilkan masyarakat dan
membina hubungan yang sinergi dengan pemerintah daerah dalam rangka mengentaskan masalah kemiskinan dan pengangguran yang bisa membuat masyarakiat terisolasi dari kemauan dan kesejahteraan.

Dari 17.776 lembaga kursus dan pelatihan yang ada di Indonesia, baru sekitar 8 persen atau 1200 LKP yang sudah terakreditasi pemerintah. Sebagai forum yang mewadari LKP se-Sulteng, saya harap forum ini terus menyuluh anggota-anggotanya untuk memperhatikan pentingnya meng-akreditasi LKP yang dikelola sebagai garansi mutu, bahwa hal yang dijanjikan pengelola kepada peserta betul adanya dapat direalisasi dan dipertanggungjawabkan,” jelas Gubernur.

Adapun susunan pengurus DPD Sulawesi Tengah Forum PLKP masa bakti 2017-2022 ; Dewan Pelindung ; Gubernur Sulawesi Tengah dan Ketua DPRD Sulawesi Tengah. Dewan Pembina ; Kepala BP PAUD dan Dikmas Sulteng, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulteng, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulteng, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulteng, Ketua Kadin Sulteng, serta Dewan Penasehat ; Ketua, DR. Ir. Alimuddin Paada MS, dengan lima anggota
Sementara pengurus DPD yang dilantik ; Ketua, Amrin Lamatolo, S.Sos, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Kelembagaan, Sofyan Hudri, ST, Wakil Ketua Bidang Peningkatan
Mutu Lembaga dan Sosial Masyarakat, Suryadi Samudra, SE, MM, Wakil Ketua Bidang Kemitraan dan Kerjasama Antar Lembaga, Ferri Novrianto, SE, M.Pd, Sekertaris, Syamsuddin, S.S, M.Si, Wakil Sekertaris, Syuhada Muji Anwar, S.Ap, Bendahara, Rosdiah, S.Sos dan Wakil Bendahara, Hanisa S.Pi

Juga terdapat enam bidang yakni; Bidang Organisasi dan Keanggotaan, Bidang Standaraisasi dan Sertifikasi, Mutu Lembaga Kursus dan Pelatihan, Bidang Budaya, Sosial dan Kemasyarakatan, Bidang Pendidikan dan Pelatihan serta Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Promosi.

Selain itu juga dibentuk pengurus kompartemen-kompartemen yakni, kompartemen Bahasa dan Seni, Kesehatan dan Kecantikan, Kerumah Tanggaan, Pariwisata dan Perhotelan, Teknik dan Teknologi Informatika dan Kompartemen Kendaraan Bermotor serta Kompartemen Wilayah.

Sementara Susunan Pengurus Tempat Uji Kompetensi PKPI Sulawesi Tengah ; Pembina, Dinas Pendidikan Sulawesi Tengah, BP PAUD dan Dikmas Sulawesi Tengah, Penasehat ; Muh. Darma Halwi, SE, M.Si, Penanggung Jawab ; Ketua DPD Forum PLKP Sulawesi Tengah.
Ketua ; Syamsuddin, SS, M.Si, Sekertaris ; Kalsum Tobias, Bendahara ; Hanisa, S.Pt, serta pengurus Bidang-bidang yakni ; Pendidikan dan Pelatihan, Penjaminan Mutu, Pengujian dan Sertifikasi, serta Bidang Publikasi dan Kerjasama Antar Lembaga.

Ketua DPD PLKP yang baru dilantik, Amrin Lamatolo, S.Sos dalam laporannya mengatakan, untuk menjadi SDM di Sulawesi Tengah yang kompoten, berdaya saing dan mandiri, maka perlu menetapkan pendidikan nonformal khusus LKP, PKBM dan SKB/SPNF sebagai prioritas.

Pendidikan non formal harus fokus pada pendidikan vokasi atau pendidikan keterampilan serta diperlukan SDM yang kompeten.

(Humas) 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization