Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Pengakuan Penggemar Film Dilan 1990, Nonton Hingga Puluhan Kali di Bioskop

Namun menurutnya, jika ditanya apakah ada pengalaman pribadi semasa SMA yang nyata atau mirip dalam film Dilan? Devi tegas menjawab tidak ada. Dirinya terdorong nonton film ini lebih ke soal kerinduan pada masa lalu.

Kebetulan, setting ceritanya memang sangat mirip. Misalnya, untuk apel malam minggu ke rumah cewek harus berhadapan dulu dengan orang tua di rumah. Seketika Devi mengaku teringat ayah kandungnya almarhum Sutomo Borman yang sangat ketat dan tegas mengurusi relasi antara dia sebagai ABG perempuan dan teman laki semasa SMA kala itu.

Hal lainnya adalah, karakter Dilan yang suka tawuran antargenk atau antarsekolah. Coba ingat, saat itu terjadi perkelahian anak-anak SMA I Palu sdengan anak STM Negeri Palu (SMK 3) kini atau dengan anak SMA 2 Palu. Padahal tawuran itu dipicu oleh hal-hal sepele.

Disamping plot cerita yang mengingatkan kenangan dekade 90-an, istri dari Stanley Panintjo ini, mengaku sosok Dilan adalah laki idaman ABG perempuan di masa itu. Mandiri, cool, cuek, suka ibadah dan bertanggungjawab. Karena itu, para ibu zaman now yang menjalani fase ABG pada 90-an, mengidamkan anak-anaknya ingin seperti karakter Dilan.

”Mungkin Dilan itu ideal ya, tapi setidaknya kta ingin anak-anak bisa seperti itu. Obsesi ini mungkin yang membuat kenapa bolak-balik nonton filmnya,” ujarnya tersenyum.

Pertama menonton film ini ia bersama keluarga kecilnya. Beriktuya bersama geng alumni SMA. Dengan geng alumni bahkan sempat nonton beberapa kali. Kemudian geng kantor. Pernah katanya, sehari dua kali nonton film ini. Yang terakhir malam tadi, ia mengajak Neni Muhidin – founder Perpustakaan Nemu Buku. Devi mengajak kolega dekatnya itu dengan dua syarat yang tidak boleh ditawar. Tidak boleh cerewet dan jangan mengeritik film ini. ”Pokoknya duduk, nonton dan nikmati,” tegas perempuan berjilbab ini mewanti-wanti kawannya itu.

*****

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital