Sabtu, 8 Agustus 2026
Agama  

Hasil UAMBN Cerminan Keberhasilan Konsep dan Program Pendidikan Islam

PALU EKSPRES, PALU – Hasil yang didapatkan setiap madrasah, pada pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN), menurut Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng, H. Abdullah Latopada, menjadi cerminan keberhasilan konsep atau program bersama yang dicanangkan oleh Seksi Pendidikan Islam (Pendis) atau Pendidikan Madrasah di tiap Kantor Kemenag, bersama dengan para Kepala Madrasah.

Hal ini disampaikannya, saat membuka kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan UAMBN, Ujian Nasional (UN), dan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (USBN), di lingkungan Kanwil Kemenag Sulteng, Kamis 1 Maret 2018.

“Pada UAMBN di situlah dilihat berhasil tidaknya konsep bersama, yang diterapkan oleh Pendis bersama para Kepala Madrasah,” kata Abdullah.

Selain itu, ia menekankan kembali bahwa Seksi Pendis di Kantor Kemenag tiap daerah bertanggung jawab dalam mengontrol kualitas pendidikan di madrasah. Olehnya, ia mendorong setiap Kepala Seksi terkait untuk memiliki wawasan luas serta terus berinovasi, demi peningkatan kualitas di madrasah.

“Kalau Pendisnya acuh tak acuh, tidak ada wawasan dan inovasinya untuk mendorong kemajuan madrasah, maka seorang Kepala Seksi Pendis dianggap tidak bertanggung jawab, dalam kualitas kehidupan bangsa ke depan,” tegasnya.

Abdullah juga mengingatkan, bahwa pendidikan di madrasah merupakan salah satu potret utama Kementerian Agama di tengah-tengah masyarakat. Hal ini karena pendidikan di madrasah merupakan hajat orang banyak, salah satunya berkaitan dengan kepercayaan para orang tua yang menitipkan anak-anaknya untuk dididik di madrasah.

“Menjadi cita-cita setiap orang tua, bagaimana anaknya itu melalui madrasah menjadi kebanggaannya, kebanggaan keluarga, serta kebanggan bangsa. Olehnya, kita tidak boleh hanya setengah hati dalam mengurus pendidikan ini,” tuturnya.

Ketua Panitia, Irsan menyebutkan, sosialisasi UAMBN, UN, dan USBN diikuti 80 peserta dari Seksi Pendis atau Madrasah di Kantor Kemenag se-Sulteng dan para Kepala Madrasah negeri se-Sulteng, mulai dari tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA).

“Tujuannya, adalah agar seluruh pelaksana teknis di lapangan, baik Kepala Seksi Madrasah, Pendis serta seluruh kepala madrasah ini, dapat mengetahui dengan baik, Prosedur Operasional Standar (POS) pelaksanaan ujian ini,” jelas Irsan.

(abr/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital