Sabtu, 8 Agustus 2026

Keterlibatan Madrasah Diharap Terus Jadi Perhatian pada Program Seismometer di Sekolah

PALU EKSPRES, PALU – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng berharap keterlibatan madrasah, khususnya di Sulteng, pada program Seismometer di Sekolah (SIS-Seismometer in School), oleh Strengthened Indonesian Resilience: Reducin Risk from Disasters (StIRRRD), kerja sama UGM dan GNS Science Selandia Baru, dapat terus menjadi perhatian demi pengembangan kualitas pendidikan di madrasah.

Pada program tersebut, turut dipasang alat pengukur getaran gempa bumi (seismometer) di Madrasah Aliyah Negeri 1 (MAN 1) Kota Palu, sebagai salah satu sekolah yang ditunjuk sebagai pilot project program SIS. Pemasangan alat tersebut, serta sosialisasi dan lokakarya mengenai kegempaan di MAN 1 Kota Palu, digelar pada Rabu 7 Maret 2018.

“Kita berterima kasih atas keterlibatan madrasah kita, walaupun baru satu sebagai keterwakilannya yang dijadikan pilot project program ini. Kalau ini merupakan tahap awal, pada tahap berikutnya diharapkan keterlibatan madrasah terus menjadi perhatian,” kata Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sulteng, Dr. Kiflin Padjala, di ruang kerjanya, Selasa 6 Maret 2018.

Ia berharap, dengan adanya program bantuan pemasangan seismometer di MAN 1 Kota Palu, dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan edukasi kebencaaan, khususnya bagi para siswa madrasah, dan masyarakat Kota Palu pada umumnya.

“Ini satu hal yang sangat positif, karena kita dekat dengan patahan Palu Koro yang memiliki potensi gempa besar. Jadi ini bagian dari sosialisasi yang sangat kita butuhkan, terkait edukasi ke masyarakat tentang potensi gempa bumi,” tuturnya.

Kepala MAN 1 Kota Palu, Hj. Zaenab merasa sangat bersyukur, madrasah yang dipimpinnya terpilih menjadi salah satu pilot project program SIS. Ia menekankan, dengan program tersebut para siswa akan dapat semakin mengembangkan ilmu pengetahuan yang mereka miliki, khususnya di bidang ilmu Geografi.

Ke depan, ia menekankan pihaknya secara terbuka akan menerima sekolah atau madrasah lain, yang ingin berkunjung ke MAN 1 Kota Palu, untuk saling berkolaborasi dan belajar terkait ilmu tentang gempa bumi.

“Pasti terbuka bagi sekolah mana saja, yang ingin belajar bersama terkait ilmu tentang gempa bumi, untuk datang ke MAN 1,” tandasnya.

(abr/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital