Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Lokasi Budidaya Rumput Laut di Malalan akan Ditinjau

PALU EKSPRES, PARIGI – Dinas Kelautan dan Perikananan (DKP) Kabupaten Parimo dalam waktu dekat ini akan turun langsung ke lokasi budidaya rumput laut di Desa Malalan Kecamatan Mepanga. Kunjungan tersebut untuk menindaklanjuti adanya laporan gagal panen yang dialami petani rumput laut pada lahan seluas kurang lebih 30 hektar.

Gagal panen tersebut sudah berlangsung selama dua tahun terakhir ini hingga mengakibatkan petani rumput laut mengalami kerugian ratusan juta rupiah.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sabarudin Killis kepada Palu Ekspres di kantornya, Senin (19/3/18), mengatakan, gagal panen tersebut menjadi perhatian serius pihak DKP. Sebab, rumput laut yang berada di Kabupaten Parimo menjadi salah satu komoditas andalan di sektor kelautan.

“Kami akan memastikan di lokasi rumput laut itu mengalami gagal panen yang dilaporkan mencapai mencapai 30 hektar. Ini harus diketahui apa penyebabnya karena rumput laut di wilayah ini salah satu jenis yang terbaik sehingga banyak daerah yang memesan kepada masyarakat di sini,” ujarnya.

Sejauh ini katanya, belum ada laporan pasti dari masyarakat. Bahkan, Unit Pelaksana Teknis Kelautan yang berada di Kecamatan Mepanga belum melaporkan terkait hal ini. Namun, informasi mengenai gagal panen tersebut akan ditindaklanjuti oleh DKP Parimo. Selanjutnya, akan dilakukan pengkajian setelah dilakukan pemeriksaan di lokasi rumput laut di desa tersebut.

Menurutnya, di wilayah Kecamatan Mepanga di Desa Ogotion, belum lama ini sudah memanen rumput laut dan hasilnya sangat memuaskan.

“Setahu saya belum lama ini di Desa Ogotion, rumput lautnya ada yang panen tapi tidak ada yang mengalami gagal panen,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan memastikan apakah rumput laut yang berada di desa itu merupakan bantuan dari Pemda parimo, Pemprov atau Pemerintah Pusat. Karena pemeliharaannya dilakukan dengan cara tersendiri, sementara koordinasi terus terbangun baik pusat maupun daerah.

(mg4/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital