Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Dialog IMM diharap Lahirkan Gagasan Kreatif

PALU EKSPRES, PALU – Gubernur Sulteng H Longki Djanggola menaruh harapan besar bagi ikatan mahasiswa muhammadiyah (IMM) untuk terus bersinergi pemerintah dalam membangun karakter bangsa.

Harapan itu diutarakan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Hj Siti Norma Mardjanu, membuka secara resmi Dialog Kebangsaan Dalam Rangka Milad Ke-54 Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) bertempat di Hotel Grand Duta Palu, Kelahiran IMM 54 tahun lalu, menurutnya dilatari pertalian historis perjalanan organisasi Muhammadiyah yang didirikan K.H Ahmad Dahlan.

Ini berarti setiap hal yang dilakukan IMM adalah cerminan langsung dari keinginan luhur para pendiriMuhammadiyah, sehingga bisa dikatakan IMM adalah perpanjangan dan pelangsung amal usaha Muhammadiyah kepada umat dan masyarakat.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya atas Milad ke-54 Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah. Semoga gemaMilad ini diresapi para kader dan aktivis IMM sebagai momentum substansial dalam memaksimalkan kiprah IMM Sulawesi Tengah sebagai dinamisator perubahan, kontrol sosial dan mitra pembangun yang sinerjik dengan pemerintah daerah,”kata staf ahli.

Sebagai organisasi yang sudah lama eksis di belantika pergerakan kemahasiswaan di Indonesia, sudah barang tentu kapasitas IMM tidak diragukan lagi sebagai basis kaderisasi Muhammadiyah dalam menyiapkan kader-kader yang intelek, humanis dan religius.

Yang gilirannya nanti akan berperan optimal sebagai kader pergerakan, kader umat dan kader bangsa. Dialog kebangsaan ujarnya adalah sarana strategis untuk memberi pengetahuan dan pencerahan tentang kondisi kebangsaan. Serta untuk menginternalisasi nilai-nilai kebangsaan yang diperlukan para mahasiswa. Sekaligus bisa mendekatkan jalinan silaturahmi diantara kader dan alumni IMM.

Termasuk menjembatani antara mahasiswa dan pemerintah dalam melahirkan ide-ide kreatif dan terobosan-terobosan mahasiswa yang kolaboratif dengan para elemen kedaerahan. Kepala Pimpinan Wilayah Muhammadiyah yang juga Rektor Universitas Muhammadiyah Palu, Rajindra, mengapresiasi terlaksananya dialog dimaksud.

Dia berharap, dialog yang dilaksanakan akan melahirkan sebuah gagasan, akan tetapi terlebih dahulu harus dimulai dari diri sendiri. Menurutnya, untuk mencapai suatu keberhasilan, terlebih dahulu harus memperbaiki ahlak dan moral.

(humas/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital