Senin, 10 Agustus 2026
Daerah  

Gubernur Buka Seminar dan Fornas Bhineka Tunggal Ika Sulteng

PALU EKSPRES, PALU – Gubernur Sulawesi Tengah yang dilwakili Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Hj. St. Norma Mardjanu, SH, M.Si, MH membuka secara resmi Deklarasi dan Seminar Nasional serta pelantikan pengurus Forum Bhineka Tunggal Ika Provinsi Sulawesi Tengah, bertempat di Gedung Rektorat Universitas Tadulako, Sabtu, 7 April 2018.

Dalam sambutannya, Gubernur menyatakan, Deklarasi Bhineka Tunggal Ika yang dilakukan saat itu adalah bentuk konkrit kepedulian para anak bangsa atas simbol kebhinekaan.

Sebuah simbol kebangsaan yang sejak dahulu kala telah tertancap dan mengakar kuat sebagai kearifan bangsa Indonesia yang substansial fungsinya dalam menjaga persatuan dan kedaulatan wilayah NKRI yang membentang luas dari Sabang sampai Merauke, dan dari Miangas sampai Rote.

“Kita tidak dapat memungkiri bahwa realitas sosial dan politik Negara Indonesia yang berbasis multi etnik, agama dan kepercayaan, sehingga untuk mengelola kondisi keberagaman ini mutlak harus dikembangkan sikap toleransi dan membumikan kembali budaya kerja gotong royong di dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat sebagai nilai luhur bangsa yang tidak boleh punah, dan dilenyapkan oleh kelompok-kelompok intoleran yang menolak keberagaman yang telah dianugerahkan Tuhan kepada bangsa Indonesia, Papar Gubernur.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan, timbulnya gerakan yang diinisiasi para tokoh lintas agama, etnik dan profesi di Sulawesi Tengah melalui Deklarasi Seminar Nasional diharapkan berperan selaku garda terdepan yang proaktif dalam menetralisir berbagai ancaman perpecahan, gangguan konflik dan upaya-upaya nyata dari pihak-pihak yang ingin mengganti Dasar Negara Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 dan Bhineka Tunggal Ika sebagai Nilai-Nilai Luhur NKRI.

“Dengan begitu saya harap melalui kegiatan bertema, “Nasionalisme dalam tafsir politik Indonesia kontemporer, menuju penguatan komitmen kebangsaan ini dapat efektif dalam memperkuat komitmen semua elemen kedaerahan di Sulawesi Tengah untuk bersatu padu membela Pancasila, merawat kebhinekaan dan melawan radikalisme, anti toleransi dan anti pluralism,Sebut Gubernur.

Ketua DPD Sulawesi Tengah, Surahman Cinu yang baru dilantik dalam sambutannya mengatakan, Fornas Bhineka Tunggal Ika merupakan organisasi massa yang konsern dengan isu berperadaban seperti demokrasi dan pluralisme.

Demokrasi yang menjadi pilihan politik kebangsaan yang diambil atas dasar memiliki filosofi kuat sebagai media pemersatu. Inilah dasar mengapa Formas Bhineka lahir di Indonesia, jelasnya.

Hadir pada kesempatan itu, Kapolda Sulawesi Tengah yang diwakili Wadir Intelkam Polda Sulteng, AKBP Drs. Suliono, Rektor Universitas Tadulako yang diwakili Dekan Fisip Untad DR. Moh. Nur Ali, M.Si, Ketua DPP Forum Nasional Bhineka Tunggal Ika, DR. Saiful Rohim, M.Si Ketua DPD Forum Nasional Bhineka Tunggal Ika, Drs. Surahman Cinu, M.Si serta undangan terkait lainnya.

(Humas) 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization