Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Ini Kendala Pencairan Sertifikasi Guru di Parimo

PALU EKSPRES, PARIGI – Keterlambatan pencairan sertifikasi guru di Kabupaten Parigi Moutong karena terkendala lambatnya para guru mengirimkan data pokok pendidikan (Dapodik) ke operator. Hal inilah jadi penyebab data tersebut tidak valid dan para guru terpaksa harus mengirim kembali data tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Seksi Kesejahteraan, Penghargaan dan Perlindungan Disdikbud Parimo, Ariesto kepada Palu Ekspres, Rabu (18/4).

Dia mengatakan, jumlah guru penerima sertifikasi di Parigi Moutong kurang lebih 2000 orang, Kemudian yang diusulkan surat keterangannya (SK) baru berjumlah kurang lebih 700 orang. Selanjutnya yang sudah dimasukkan ke keuangan itu sudah 57 orang.

“Banyak data yang dikirim ternyata gaji pokoknya cuma Rp 1,5 juta, itu semua yang bikin lambat, jadi itu yang menyebabkan keterlambatan ini, pengiriman dapodik mereka lambat valid, kalau dia lambat valid otomatis lambat juga kita mengirim kan, begitu tidak mungkin kita kirim data yang tidak valid,” jelasnya.

Menurutnya, ada data yang sudah valid, setelah dilakukan pengecekan ternyata gaji pokoknya itu gaji pokok standar, sehingga pengiriman data kembali dilakukan untuk diperbaiki lagi.

“Nah itu semua yang bikin lambat valid datanya, mereka sudah terlambat menyetor data minta cepat pencairannya,”keluhnya.

Lanjut dia, seandainya guru penerima sertifikasi yang jumlahnya kurang lebih 2000 orang ini sekaligus menyetor data valid ke pihaknya, tentu saja dana tersebut akan dicairkan sesuai jumlah yang ada.

“Karena ini yang membuat terlambat datanya mereka sendiri, coba kalau satu kali valid 2000 orang ya, satu kali dibayarkan, tetapi ini ada yang valid biasanya Cuma 50-70 orang jadi, jumlah itu saja yang saya kirim,”ungkapnya.

Ia menambahkan, yang membuat tahapan-tahapan validasi adalah guru itu sendiri, kalau memang guru tersebut kompak dari awal bulan sudah mulai mengirimkan dapodiknya, kemungkinan keterlambatan ini tidak lagi terjadi seperti saat ini.

Sehingga dirinya berharap, ke depannya terkait pengiriman data harus lebih valid dan para guru harus kompak agar supaya tidak lagi terjadi keterlambatan dalam pengiriman data.

(asw/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital