Selasa, 27 Oktober 2026
Palu  

11 Kerjasama Pemkot Palu Langgar Norma Hukum

Iqbal Andi Maga

PALU EKSPRES, PALU – Panitia khusus (Pansus) DPRD Palu tentang laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Palu tahun 2017 merekomendasikan peninjauan kembali 11 dari 22 perjanjian kerjasama Pemkot dan pihak ketiga. Ketua Pansus LKPj, Iqbal Andi Magga menyatakan 11 perjanjian kerjasama daerah itu melangkahi norma hukum.

Khususnya mengenai norma hukum yang mengatur adanya persetujuan DPRD atas perjanjian yang dibangun Pemkot dan pihak ketiga. “Norma hukumnya bahwa kerjasama daerah yang membebani daerah dan masyarakat harus melalui persetujuan DPRD. Norma hukum ini dilampaui sehingga perlu ditinjau kembali,”kata Iqbal.

Salahsatu contoh kata dia perjanjian kerjasama daerah Pemkot Palu dan managemen Alfamidi. Dalam kerjasama ini Pemkot tidak meminta persetujuan DPRD. Pasalnya dalam kerjasama itu Alfamidi dibebankan untuk membangun fasilitas taman nasional dan pengadaan box container.

“Jaminannya pembangunan taman nasional. Ini sama dengan menyerahkan aset daerah tanpa sepengetahuan DPRD. Kami tidak tahu apa dasarnya Pemkot membebani alfamidi,”ujarnya.

Jika itu terkait penyaluran corporate social responcibility ( CSR), maka alfamidi menurutnya bukan perusahaan wajib CSR. Karena Sesuai PP 40, CSR hanya wajib bagi perusahan bidang pertambangan.

“Intinya peninjauan itu harus memenuhi syarat legalitas formal perjanjian kerjasama daerah. Kamj mengantisipasi bagaimana kemudian jika perusahaan itu one prestasi,”jelasnya.

Dia menjelaskan rekomendasi Pansus adalah untuk menyesuaikan laporan kegiatan dan dokumen kegiatan. Pansus menggunakan barometer APBD, perubahan APBD dan penjabarannya untuk mengukur dua dokumen tersebut.

Yaitu mencocokkan antara dokumen APBD, dokumen LKPJ, laporan ringkasan dan peninjauan lapangan.

“Yang kita rekomendasikan itu yang tidak bersesuaian,”jelasnya.
Rekomendasi lainnya diantaranya alokasi belanja fungsi pendidikan yang harus mencapai 25persen standar nasional.

Belanja kesehatan harus 10 persen sesuai UU nomor 36 tahun 2009. Kerja sama daerah dengan pihak ketiga yang harus penuhi Peraturan Pemerintah (PP) nomor 50 tahun 2007.

Serta beberapa rekomendasi terkait teknis penyelenggaraan pemerintahan. Contohnya beda pemahaman antara OPD dan DPRD menafsirkan pasal per pasal dalam Perda. Dan itu perlu sinkronisasi.

Juga terkait penyelenggaraan legalitas formal untuk pengelolaan ruang terbuka hijau (RTH) di kawasan hutan kota. Status hutan kota saat ini masih sebatas hak pengelolaan belum dihibahkan dari pemerintah provinsi.

Pemkot menurutnya hanya berinisiatif karena pemerintah provinsi belum konsentrasi urusi RTH dalam rangka merias wajah kota.

“Inisiatif seperti itu harus ada legalitas formalnya semisal hibah provinsi ke kota. Karena kita akan mengalokasikan dana kesitu seperti biaya pemeliharaan,”demikian Iqbal.

(mdi/Palu Ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam