Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Atraksi Santri Ponpes MTs Al Kholil Merenggut Nyawa

PALU EKSPRES, BERAU – DPRD Berau Kalimantan Timur (kaltim), mengecam atraksi maut sejumlah siswa di MTs Al Kholil, Kelurahan Sambaliung. Akibat atraksi itu, satu orang peserta tewas dan satunya mengalami luka serius.

Anggota DPRD Berau, Najemuddin menyesalkan atraksi ekstrim tersebut yang dipertontonkan di lingkungan sekolah yang berafiliasi sebagai pondok pesantren (Ponpes) itu. Atraksi tersebut merenggut nyawa seorang siswa MTs Al-Kholil berinisial RA (16).

Menurut Najemuddin, pondok pesantren merupakan tempat menimba ilmu dan belajar agama, buka tempat mencari ilmu kebal atau kesaktian.

“Namanya lembaga pendidikan pondok pesantren, harus mendidik dan mengajarkan anak-anak untuk yang saleh dan paham tentang agama Islam. Tidak memperlihatkan (atraksi ekstrem, red) seperti itu,” katanya kepada Berau Post, Jumat (4/5).

Atraksi yang mempertontonkan kekuatan tersebut, disebutnya sebagai paradoks atau hal yang bertentangan dari sebuah lembaga pendidikan Islam.

Bahkan, Najemuddin menyebut suguhan itu merupakan tindakan konyol yang seharusnya bisa dihindarkan.

Terlebih, dalam dunia pesantren sudah semestinya memahamkan tentang agama yang kemudian dipraktikkan pada keseharian santrinya.

“Kalau atraksi seperti itu apa sih maunya? Mau unjuk kebolehan. Kalau begitu ujung-ujungnya malah ke arah ilmu kekebalan atau kesaktian. Memangnya ada manusia yang sakti atau hebat? Hal seperti itu hanya milik Tuhan,” tegasnya.

Karena itu, anggota Komisi I DPRD Berau ini meminta semua pihak, khususnya lembaga pendidikan agama untuk menghilangkan praktik-praktik yang menampilkan atraksi berbahaya.

Sebab menurutnya, tujuan dari orangtua memasukkan anaknya ke ponpes karena ingin anaknya mendalami dan memahami ajaran agama.

Lebih lanjut, Najemuddin berharap seluruh ponpes di Berau bisa menjadikan kejadian tersebut sebagai pelajaran dan fokus dalam mengajarkan santrinya tentang ilmu agama.

“Tapi kalau berbicara seperti pencak silat, silakan saja selama untuk keahlian fisik dan ketangkasan,” pungkasnya.

Komentar Ketua Panita Atraksi

Rohim, Ketua Panitia Perpisahan siswa kelas IX Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Kholil, mengaku tidak mengetahui insiden atraksi tersebut.

Rohim beralasan, saat kejadian, dirinya tengah menyambut seorang habib yang menjadi narasumber dalam acara perpisahan MTs Al-Kholil.

“Saat kejadian saya tengah menemui habib dari Bulungan, jadi saya tidak tahu kejadian tersebut. Itu saja dari saya,” singkat Rohim.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Berau AKP Andika Dharma Sena menyesalkan tindakan panitia karena terkesan menutup-nutupi kejadian tersebut.

“Pihak Ponpes Al-Kholil dan ketua bela diri berusaha menutupi kronologi kejadian yang sebenarnya, dengan mencantumkan kronologi palsu. Sehingga menyulitkan petugas dalam hal penyelidikan,” ucap Andika.

(pojksatu/fajar)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital