Minggu, 9 Agustus 2026

Survei IDM: Prabowo Presiden, Budi Gunawan Wapres

Prabowo Subianto

PALU EKSPRES, JAKARTA – Hasil survei Indonesia Development Monitoring (IDM) menempatkan elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengungguli petahana Joko Widodo (Jokowi).

Direktur Eksekutif IDM Bin Firman Tresnadi menjelaskan, saat disodorkan pertanyaan terbuka jika pemilu 2019 digelar hari ini siapa dari dua nama yang dipilih menjadi presiden, mayoritas responden menjawab Prabowo Subianto.

“Prabowo Subianto 50,1 persen dan Joko Widodo 29,8 persen. Sebanyak 20,1 persen responden tidak menjawab,” ungkap Bin Firman dalam jumpa pers di Menteng, Jakarta, Kamis (24/5).

Sedangkan saat disodorkan pertanyaan sama dengan cara tertutup, pilihan responden tetap jatuh kepada mantan Komandan Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat itu.

“Sebanyak 52,9 persen responden memilih Prabowo Subianto, dan 31,2 persen memilih Joko Widodo. Yang tidak memilih 15,9 persen,” katanya.

Survei digelar 28 April sampai dengan 18 Mei 2018 melibatkan 2450 responden. Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling pada 400 kabupaten/kota di 33 provinsi di Indonesia.

Adapun margin of error kurang lebih 1,98 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Firman menjelaskan Prabowo dianggap mampu menjaga konsituennya.

Modal perolehan 62.576.444 suara di pilpres 2014, dan konsistensi menjadi oposisi terhadap pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla serta keteguhan akan program-program perjuangan pada masa kampanye lalu menjadi modal utama Prabowo.

“Perkiraan jumlah DPT (daftar pemilih tetap) 2019 yang meningkat dari 133.574.277 menjadi 196.545.636 jiwa akan menjadi ladang tambahan suara bagi Prabowo,” ujar Firman.

Selain capres, IDM juga melakukan survei terhadap tokoh yang dianggap pantas menduduki posisi wakil presiden (cawapres).

Firman menjelaskan, berdasarkan hasil survei Ketua Umum Perindo Harry Tanoesoedibjo dipilih 5,7 persen responden, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini 7,4 persen, Menteri Koodinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani 9,6 persen.

Kemudian, Ketua Umum PPP Romahurmuziy 1,2 persen, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto 8,7 persen, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh 2,3 persen responden.

Berikutnya, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dipilih 4,2 persen responden, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan 7,8 persen, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 7,9 persen, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar 11,8 persen, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Budi Gunawan paling tinggi dibandingkan tokoh lain dengan 12,6 persen.

“Tingkat elektabilitas yang tinggi dari Budi Gunawan menjawab isu-isu negatif yang secara personal kepadanya selama ini. Dan masyarakat justru menilai Budi Gunawan sebagai korban kampanye politik negatif selama ini,” tuntas Bin Firman.

(boy/jpnn)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization