Jumat, 28 Agustus 2026
Agama  

Meramadankan Kehidupan

Oleh: Arif Jamali Muis
(Wakil Ketua PW Muhammadiyah DIY)

Hadirnya Bulan suci Ramadan di saat tahun politik (Tahun 2018 dan 2019) bak penyejuk bagi bangsa ini, harus jujur kita akui pasca pilpres tahun 2014, pilkada Jakarta tahun 2017 dan puncaknya tahun politik 2018 dan 2019, menjadikan bangsa ini terbagi dalam dua kelompok besar, yakni pendukung Jokowi (pemerintah) dan oposisi pemerintah.

Pertentangan ini tidak hanya terjadi pada elit politik tetapi sudah menyentuh tataran masyarakat, lihatlah bagaimana setiap kejadian selalu saja dijadikan alat untuk saling menjatuhkan, kasus Hari Bebas Kendaraan (Car Free Day) di Jakarta, meninggalnya seorang anak karena antre sembako di Monas, kasus bentrokan di Mako Brimob dan yang terakhir BOM maut Surabaya.

Entah masih berapa banyak lagi momentum kedepan yang akan dijadikan alat saling bertengkar, menjatuhkan, dan jika tidak hati – hati, energi bangsa ini habis hanya untuk saling menegasikan, kita lupa untuk membangun peradaban bangsa ini.

Dalam suasana batin tahun politik seperti ini, ujaran kebencian gampang diucapkan, fitnah, saling klaim kebenaran marak di tengah masyarakat terutama media sosial, hadirnya Bulan suci Ramadhan 1439 H sejatinya dapat menjadi penyejuk bagi bangsa Indonesia yang mayoritas umat Islam.

MERAMADANKAN KEHIDUPAN

Perintah Puasa di bulan Ramadan (QS: 2; 183) sesungguhnya tidak hanya perintah untuk tidak makan, minum, merokok, berhubungan suami istri dari terbit fajar hingga terbenam matahari, melainkan perintah mulia untuk mensucikan diri, mengendalikan nafsu duniawi agar mencapai derajat kemuliaan disini Allah, yaitu ketakwaan.

Nabi pernah bersabda kepada para sahabatnya sehabis perang, bahwa meraka akan menghadapi perang yang lebih besar, para sahabat nabi bingung dan bertanya perang apalagi yang lebih besar dan dahsyat, di jawab nabi perang melawan hawa nafsu. Berpuasa bermakna juga berkuasa atas hati, pikiran, perkataan yang positif dan konstruktif.

Ketika umat Islam berpuasa, dan mengendalikan dari segala yang membatalkan puasa dan menghindari dari perbuatan negatif yang dapat mengurangi pahala puasa, berkuasa atas bisikan setan dan kesenangan duniawi, itulah yang dapat memberikan makna dalam kehidupan dan dapat meramadankan kehidupan.

Ibadah ramadan yang dilaksanakan selama satu bulan penuh, siang hari berpuasa, malam hari melaksanakan ibadah sholat tarawih, tadarus dan berbagai Ibadah lainnya, sesungguhnya mengajarkan kepada kita setiap nafas kehidupan kita ini adalah ibadah kepada Tuhan.

Dalam ibadah puasa, umat islam tetap bisa mengerjakan aktivitas kesehariannya, tanpa menganggu dan membatalkan puasanya, hubungan kemanusiaan juga tetap bisa berjalan dalam kondisi tetap beribadah puasa, ini menandaskan Tuhan hadir bersama hamba-Nya dimana pun dan dalam aktivitas apapun.

Meramadankan kehidupan sama artinya “menghadirkan” Tuhan dalam kehidupan kita. Ramadan akan kehilangan makna ketika sedang berpuasa tetapi melakukan kegiatan-kegiatan yang mengurangi pahala puasa. Saat berpuasa tetapi mengumpat,melakukan ujaran kebencian, menegasikan orang lain, maka hilang makna puasanya, hilang kesucian Ramadan, karena Allah yang maha suci tentu tidak akan bersama dengan hambanya yang ucapan dan tindakannya yang kotor.

Berat memang untuk menjalankan Ibadah puasa Ramadan, tidak hanya fisik, tetapi batin juga ikut berpuasa, karena beratnya Nabi Muhammad mensinyalir banyak orang yang berpuasa hanya mendapatkan lapar dan haus belaka.

Umat Islam yang berhasil meramadankan kehidupannya merasa bahwa kehidupannya mulia, mendapatkan bimbingan dari Allah SWT, sehingga ketika bertindak dan berpikir dalam koridor kebaikan agama dan kemanusiaan, orang yang sedang berpuasa tidak berani melakukan tindakan – tindakan yang bisa merusak makna puasanya walaupun itu tidak membatalkan puasa.

Inilah salah satu makna ibadah puasa yang penting dalam konteks kehidupan kita berbangsa dan bernegara saat ini. Puasa ingin mengajarkan bahwa kehidupan akan damai dan tenang jika kita bisa meramadankan kehidupan.

DERAJAT TAKWA

Ketika umat sedang berpuasa di siang hari dilanjut malamnya bermunajat kepada Tuhan dengan khusuk tujuannya adalah untuk mendapatkan derajat takwa, suatu derajat tertinggi manusia di hadapan sang Pencipta.

Ketakwaan yang didapatkan tentu tidak berada di menara gading yang hanya soleh secara pribadi belaka, tetapi takwa yang diperoleh dari proses berpuasa adalah ketakwaan yang mengakar ke bumi, yang terlihat jelas dalam kehidupan kesahariannya sebagaimana Ibadah puasa yang dilaksanakan juga dalam aktivitas keseharian.

Bangsa ini membutuhkan manusia – manusia Indonesia yang berhasil ditempa dalam ibadah puasa Ramadan, sehingga mencapai derajat ketakwaan yang hakiki bukan ketakwaan yang formalis apalagi aksesoris, yang siap menghadapi Tahun Politik Bangsa ini. Selamat meramadankan kehidupan 1439 H.

(muhammadiyah.or.id)

Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri
Mahjong Ways Tetap Eksis! Ini Rahasia Bertahan di Tengah Persaingan Industri Game Ketat
Identitas Visual Mahjong Ways Bikin Penggemar Terpikat! Media Online Soroti Konsistensinya
Tren Digital Menggairahkan Lagi! Game Penghasil Uang Cepat Jadi Sorotan Publik
Kenapa Game Penghasil Uang Cepat Menarik Minat Pemain Indonesia? Ini Alasannya!
Benarkah Game Penghasil Uang Cepat Makin Diminati? Faktanya Mengejutkan!
Majestic Treasures Menarik Perhatian Komunitas Game Digital Lewat Pesona Khas dan Ragam Strategi Menarik
Mahjong Ways 2 Ramai Dibahas Lagi! Ini Dampak Besar pada Industri Game Digital Indonesia
Mahjongways Kasino Online Viral di Komunitas Game dan Mulai Disebut sebagai Sumber Penghasilan Baru
Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan! Penggemar Game Penghasil Uang di Indonesia Serbu
Game Penghasil Uang Mulai Dilirik Media Game Mobile di Tengah Pergeseran Tren Global