Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Perda Tata Ruang Sulteng Direvisi, Termasuk Fungsi Tahura 

PALU EKSPRES, PALU –Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Sulawesi Tengah dinyatakan berkualitas buruk. Karena itu, Tim Peninjauan Kembali (PK) RTRW merekomendasikan perlu dilakukan revisi Peraturan Daerah Nomor 08 Tahun 2013 tentang RTRW Pemerintah Daerah Sulawesi Tengah.

Demikian salah satu poin yang diputuskan dalam Rapat Koordinasi Percepatan Revisi Perda RTRW Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu (06/06) di Palu.

Rapat ini diselenggarakan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Sulawesi Tengah bekerja sama dengan PT Citra Palu Minerals (CPM).

Rapat ini diikuti perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten/Kota di Sulawesi Tengah dan institusi terkait. Rapat dibuka Sekretaris Provinsi Sulawesi Tengah Hidayat Lamakarate.

Dalam sambutannya, Hidayat mengatakan, berdasarkan perkembangan daerah, Perda RTRW di kabupaten/kota termasuk di Provinsi perlu direvisi. Sejumlah investasi yang berencana masuk terkendala karena bermasalah dengan pola ruang.

“Untuk itu, Gubernur telah menginstruksikan ke Bupati dan Wali Kota agar memasukkan perubahan kawasan hutan dalam skala besar ke Gubernur untuk diteruskan ke Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup,” kata Hidayat.

Terkait itu, PK RTRW Provinsi Sulawesi Tengah masih memerlukan identifikasi data dan informasi yang lebih detil sesuai dengan dinamika pembangunan baik itu pola ruang maupun struktur ruang terhadap RTRW Sulawesi Tengah.

Karena itu dibutuhkan dukungan data yang terkait bersumber dari OPD yang ada.

Nantinya, proses Revisi RTRW akan dilaksanakan dengan beberapa tahapan, yakni: Penerbitan Keputusan Gubernur tentang rekomendasi hasil PK RTRW, Penyusunan materi teknis RTRW baru, menuangkan materi teknis RTRW baru ke dalam rancangan peraturan daerah tentang RTRW, menyandingkan rancangan peraturan tentang RTRW dengan peraturan perundangan yang ditinjau dan menghitung perbedaan dan perubahan pasal antara kedua dokumen.

Dalam rapat juga disepakati adanya permasalahan dalam kawasan hutan di Sulawesi Tengah termasuk Tahura Poboya yang menyebabkan terganggunya fungsi/kinerja kawasan sehingga memerlukan penanganan serius.

Terkait hal tersebut, PT CPM yang merupakan pemegang Kontrak Karya yang lokasinya berada di Kabupaten/Kota di Sulteng, mengusulkan evaluasi terhadap fungsi Tahura Poboya dan kawasan hutan di areal KK CPM.

“Evaluasi Tahura Poboya dan kawasan hutan lindung itu akan menjadi solusi terhadap permasalah tambang ilegal dan pemanfaatan sumber daya alam,” simpul peserta rapat yang tertuang dalam Berita Acara.

Untuk mendukung revisi RTRW ini akan dilakukan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Provinsi dan Kabupate/Kota serta KLHS tematik Tahura Sulawesi Tengah.

(RAN)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital