Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Sering Mangkir, Anggota Dewan Soroti Kadis Pertanian Sigi

PALU EKSPRES, SIGI – Panitia khusus (Pansus) yang membahas hasil realisasi kegiatan tahun 2017  dan laporan realisasi hasil jasa giro tahun 2017, dengan menghadirkan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menuai banyak pertanyaan dari anggota Pansus yang telah berjalan dua hari.

 Ketua Pansus yang dipimpin Luhur Larengi,  Selasa (24/7/2018), di ruang sidang itu, terlihat para anggota dewan yang terdiri dari para anggora pansus sedikit kesal dengan ketidak hadiran kepala dinas Pertanian dan Holtikultura Mulyadi dan hanya di wakili sekretarisnya dan Kabid.

“Kita mengingink ada Kadis hari ini, akan tetapi Kadis tidak datang dan ini sering terjadi saat ada pertemuan dengan dewan, sebenarnya apa yang menjadi kendala sampai Kadis tidak datang hari ini,” kata Luhur.

Dalam hal ini lanjutnya, ada Rp 33 miliar lebih dana silpa tahun 2017 secara keseluruhan, yang tentunya Pansus ingin mengetahui dengan laporan dari Dinas Pertanian, program mana saja yang terealisasi dan juga masih belum terlaksana 100 persen. Sebab diketahui kata Luhur, di dinas tersebut banyak kegiatan program yang dilaksanakan, apalagi pengadaan puluhan Alsinta dan pekerjaan Jalan Usaha Tani (JUT).

“Bukan keinginan kita untuk mengetahui lebih jauh, akan tetapi Pansus memiliki gambaran perogram kegiatan yang sudah dilakukan, sebab di Dinas Kesehatan saja ada Rp2 miliar lebih dana silpa karena ada program yang tidak jalan,” ujarnya.

Sidang itu juga dihadiri  Dinas Kesehatan, PMD, Sekretariat dewan dan Dinas Perhubungan. Hal sama juga disampaikan anggota Pansus Ikhlas Mauludin bahwa, ketidak hadiran Kadis Pertanian sudah membuka ruang lebih jauh dengan DPRD Sigi, yang sebenarnya dua lembaga ini merupakan mitra untuk membangun daerah secara bersama untuk masyarakat yang lebih baik.

“Tentu ini menjadi catatan kita dan dinas pertanian merupakan mitra komisi II, tentu kita juga nantinya akan memanggil untuk dengar pendapat dalam realisasi program yang sudah dilaksanakan,” tambah Yusuf Edison.  

(mg2/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital