Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

ASAP Desak Tertibkan Trayek dan Plat Hitam

ASAp

PALU EKSPRES, PALU– Asosisasi Sopir Angkot Perkotaan (ASAP) Sulteng kembali mendesak pemerintah menertibkan kegiatan angkutan umum transportasi darat di Kota Palu.

Desakan ini disampaikan dalam forum diskusi antara Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palu dan puluhan sopir angkot, Senin 31 Juli 2018 di Terminal Petobo Palu.

Beberapa tuntutan yang dikemukakan di antaranya, mengembalikan fungsi terminal. Karena sejauh ini para sopir angkutan kota mengeluhkan kegiatan angkutan pedesaan yang mengantar langsung penumpang ke tujuan tanpa melalui terminal.

Kemudian menertibkan angkutan perusahaan otobus (PO) lintas kabupaten dan provinsi yang juga mengantar langsung penumpang tanpa melalui terminal. Selanjutnya menertibkan izin trayek angkutan yang tidak maksimal. Termasuk menertibkan angkutan online.

Dalam pertemuan itu sopir meminta agar angkutan online diberi tanda khusus.

Ketua ASAP Sulteng, Astam menjelaskan situasi itu membuat seret pendapatan angkutan kota. Dalam sehari pendapatan tak sampai Rp100ribu.

Astam menilai Dishub Kota Palu tebang pilih menerapkan aturan. Sopir angkutan kata dia sejauh ini telah mengikuti seluruh aturan yang diterapkan bagi bagi mereka, namun selalu menjadi sasaran penertiban.

Sementara angkutan PO, plat hitam maupun angkutan online terkesan dibiarkan melakukan pelanggaran.

“Kami pada dasarnya siap mengikuti aturan tapi Dishub juga harus tegas terhadap pelanggaran angkutan lainnya,”tegas Astam.

Astam mengancam akan menggelar unjuk rasa besar besaran jika tuntutan itu tidak segera ditindaklanjuti.

Kepala Dishub Kota Palu, M Arif Lamakarate menjelaskan, untuk masalah angkutan pedesaan, pihaknya akan memerintahkan seluruh kepala terminal untuk menindaklanjuti. Dengan cara tidak membolehkan angkutan desa keluar dari terminal untuk mengantar langusng penumpang ke tujuan.

Sementara untuk angkutan online, Arif menyebut pengaturannya merupakan wewenang Dishub Provinsi Sulteng.

“Kalau taxi online itu memang ada regulasi khusus. Tapi itu kewenangan provinsi,”jelas Arif.

Demikian halnya masalah trayek. Arif menyebut trayek yang ditetapkan sejauh ini merupakan hasil kesepakatan Dishub dan koperasi yang membawahi sopir angkot.

Arif menyatakan akan menindaklanjuti seluruh tuntutan sopir angkut tersebut. Namun dia juga berharap para sopir tetap konsisten mengikuti aturan yang diberlakukan bagi mereka. (mdi/palu ekspres).

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital