Kamis, 29 Oktober 2026
Daerah  

Kasus Koruspi KONI Donggala Mandek

00-HAEL

 

PALU EKSPRES, DONGGALA – Setelah Penyidik Tipikor Polres Donggala menetapkan dua tersangka dugaan korupsi anggaran KONI Donggala Maret 2018 lalu, hingga kini perkembangan kasus tersebut masih simpang siur dan menjadi tanda tanya di masyarakat. Sudah silih berganti Kapolres Donggala memimpin, namun hingga kini kasus yang menyeret ketua dan sekretaris KONI Donggala sebagai tersangka tersebut tak kunjung sampai ke pengadilan.
Selain menjadi perhatian publik di Kabupaten Donggala, kasus yang merugikan keuangan daerah hingga ratusan juta ini juga menjadi perhatian dari lembaga DPRD Donggala. Salah seorang anggota DPRD Donggala yang intens mengikuti perkembangan kasus ini yakni Asgaf Umar. Politisi Gerindra ini menilai Penyidik Tipikor Polres Donggala lamban dalam menyelesaikan kasus tersebut.
“Akibatnya muncul spekulasi di masyarakat bahwa Penyidik tidak serius,” ujarnya, Selasa 31 Juli 2018 di Donggala. Asgaf mengaku prihatin dengan perkembangan kasus KONI Donggala yang sudah bertahun-tahun tidak tuntas. Sampai hari ini kata dia, belum ada kejelasan apakah kasus itu bisa diselesaikan atau tidak.
“Sudah berapa Kapolres berganti, saya belum melihat tanda-tanda kalau kasus ini akan selesai. Saya mengingatkan kembali kepada teman-teman penegak hukum untuk konsisten menyelesaikan kasus ini, agar peneggakan hukum di Donggala ini bisa dilihat secara nyata oleh masyarakat,” ungkapnya.
Asgaf berharap Penyidik bisa menyelesaikan kasus KONI Donggala dengan sebaik-baiknya. Sebagai bentuk komitmen dalam memberantas korupsi di Kabupaten Donggala. Sebelumnya, Senin 12 Maret 2018, tersangka kasus KONI Donggala, Kaharuddin Katjo, sudah menjalani pemeriksaan di ruang Krimsus Tipikor Polres Donggala. Kaharuddin yang akrab disapa Gopi itu menghadiri panggilan penyidik tanpa di dampingi kuasa hukumnya.
Sementara itu, mantan Sekretaris KONI Donggala, Aslan Rembagau yang juga sudah ditetapkan sebagai tersangka tidak dapat menghadiri panggilan penyidik. Aslan dikabarkan sakit dan sedang menjalani perawatan di salah satu Rumah Sakit di Makassar. Kapolres Donggala yang waktu itu masih dijabat AKBP Arie Ardian Rishadi, SIK mengatakan, penyidik sudah memiliki alat bukti utuk menjerat kedua tersangka.
Keduanya dikenakan pasal 2 dan 3 UU Tipikor dengan ancaman penjara minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun dan denda paling sedikit 200jt.
Kasus KONI Donggala ini bermula dari hasil audit BPK Perwakilan Sulteng tahun 2015. BPK menyebutkan telah terjadi penggunaan dana yang tidak jelas dan tidak wajar serta tidak dapat dipertanggungjawabkan penggunaanya pada Pekan Olahraga Provinsi tahun 2014 di Kabupaten Poso.
Penggunaan dana hibah untuk Poprov di Kabupaten Poso tahun 2014 itu dinilai oleh BPK Perwakilan Sulteng merugikan keuangan daerah hingga ratusan juta rupiah.

(mg2/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam