Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Pengiriman BBM ke Parigi Terkendala Sistem Buka Tutup Jalan

 

PALU EKSPRES, PARIGI – Terkait kekosongan stok bahan bakar minyak (BBM) beberapa hari terakhir di dua stasiun pengisian bahan bakar Umum (SPBU) di wilayah Parigi yakni, SPBU Kampal dan Pombalowo itu disebabkan jadwal buka tutup jalan di jalur Kebun Kopi.
Hal itu diungkapkan Mahdi Syafar, Sales Eksekutif Pertamina Sulawesi saat dikonfirmasi melalui via telfon, Jumat (24/8/2018). Dia mengakui kalau pihaknya mengalami kesulitan ketika melakukan pengiriman karena harus melalui jalur kebun kopi. Kemudian setiap hari pihaknya mengirim BBM itu kurang lebih tiga hingga empat mobil tangki dan harus ikut antrian bersama kendaraan lain di jalur tersebut.
“Jadi pengiriman kita setiap hari itu kurang lebih tiga sampai empat mobil tangki dan harus ikut antrian bersama kendaraan lain,” ujarnya. Menurutnya, pengiriman BBM itu dilakukan setiap hari di waktu pagi, dan tiba ditempat tujuan itu pada siang hari. Setelah itu, mobil tangki tersebut harus balik lagi ke Donggala untuk kembali melakukan pengisian BBM.
“BBM itu dikirim di pagi hari dan itu baru bisa tiba di SPBU Parigi setelah pukul 12.00 siang, setelah itu mobilnya balik lagi dan tiba di Donggala pada malam hari,” ungkapnya. Menyikapi hal itu, kata dia, akan dikoordinasikan dengan pihak SPBU karena persoalan ini adalah menyangkut kebutuhan masyarakat, dan jangan sampai terjadi keterlambatan di masyarakat.
Terkait hal ini juga kata dia, dari Dinas PU sepertinya belum bisa memberikan tindakan spesial kepada kendaraan-kendaraan Pertamina. “Jadi kondisi jalan ini sehingga, menyulitkan kami dalam melakukan pengiriman BBM setiap hari dari Donggala ke Parigi,”terangnya.
Selain itu kata Mahdi, sebenarnya SPBU yang ada di Parigi ini bisa melakukan pengambilan BBM dari Kabupaten Poso, tetapi normalnya itu adalah dari TBBM Donggala. Sehubungan dengan pengambilan BBM di Donggala juga otomatis permasalahannnya sama walaupun jarak tempuhnya tidak terlalu jauh akan tetapi disebabkan buka tutupnya jalan di jalur kebun kopi. Sehingga, untuk mengantisipasi kelangkaan pihaknya harus mengirim BBM ke SPBU Parigi itu dalam jumlah yang banyak.
Dengan adanya sistem buka tutup jalan di jalur kebun kopi, kata Mahdi, sehingga pihaknya melakukan pengiriman tersebut dalam jumlah besar.”Satu hari pengiriman ke sana itu dalam jumlah besar kurang lebih 24 hingga 32 KL setiap hari dan itu sifatnya normal,”ungkapnya.

(asw/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital