Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Tuntunan Penggunaan Pengeras Suara Jangan Dikaitkan Politik

HAEL online

PALU EKPSRES, PALU – Tuntunan penggunaan pengeras suara azan di rumah ibadah umat Islam oleh Kementerian Agama (Kemenag), diminta untuk tidak dikait-kaitkan dengan hal-hal politik, apalagi saat ini mulai memasuki tahun-tahun politik di Indonesia.

Hal ini dikatakan Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kantor Wilayah Kemenag Sulteng, H. Muh. Ramli, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa 28 Agustus 2018. Ramli mengimbau kepada masyarakat untuk dapat menyikapi hal tersebut secara bijaksana. Apalagi tuntunan tersebut kata Ramli telah dikeluarkan Dirjen Bimas Islam Kemenag RI sejak tahun 1978.

“Tuntunan itu sudah ada sejak tahun 1978, tidak ada yang baru. Hanya mengingatkan kembali, bahwa ada aturan tentang itu. Diimbau kepada umat Muslim untuk menyikapi secara bijaksana, tidak usah disikapi dengan berlebihan, apalagi sudah dikait-kaitkan dengan tahun politik,” kata Ramli.

Ia menekankan, surat instruksi Dirjen Bimas Islam bernomor Kep/D/101/1978 tentang tuntunan penggunaan pengeras suara di Masjid, Langgar dan Musolah tersebut hanya mengatur masalah penggunaan pengeras suara, salah satunya tentang waktu pemakaian pengeras suara di rumah ibadah umat Islam.

“Sebenarnya kita tidak mengatur terlalu masuk ke dalam teknis ibadah, negara tidak mencampuri teknis ibadah pemeluk agama, ini yang perlu diperjelas. Yang ditata di situ adalah pengeras suara yang ada di rumah ibadah, jadi sifatnya itu kapan diperlukan, contohnya beberapa menit sebelum azan sudah mulai berbunyi atau pengajian. Intinya bagaimana umat kita dipandu ibadahnya berjalan, syiarnya berjalan” jelasnya.

Sebelumya, Kemenag RI melalui Dirjen Bimas Islam, Muhammadiyah Amin meminta kepada jajarannya yakni tiap Kanwil Kemenag, untuk kembali melakukan sosialisasi tuntunan penggunaan pengeras suara di masjid, langgar, dan mushalla yang tertuang dalam Instruksi Dirjen Bimas Nomor Kep/D/101/1978.

(abr/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital