Minggu, 9 Agustus 2026

Nicke Widyawati, Bos Pertamina Pilihan Jokowi

Bos baru pertamina

PALU EKSPRES, JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno resmi menunjuk Nicke Widyawati untuk menggantikan Elia Massa Manik dari jabatan Direktur Utama PT Pertamina (Persero).

Nicke juga sudah mendapat jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Dirut yang merangkap sebagai Direktur SDM Pertamina. Selain itu, Koeshartanto yang merupakan Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) Jasa Marga dipilih untuk menjadi Direktur SDM di Pertamina menggantikan jabatan Nicke sebelumnya.

Sebelumnya, Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurna menuturkan saat ini Menteri Rini tengah menanti restu dari Presiden Joko Widodo mengenai siapa yang selanjutnya akan menjabat sebagai Dirut.

“Saya belum tahu yang diajukan bu menteri tapi yang penting harus dapat restu Presiden,” kata Harry dalam setiap kesempatan.

Rini juga merombak Direktur Hulu Pertamina yang tadinya dijabat oleh Syamsu Alam
ke tangan Darmawan Samsu.
Harry mengatakan saat ini kandidat yang akan mengisi jabatan Dirut ada yang dari internal Pertamina dan juga eksternal Pertamina. Nama-namanya akan segera ditetapkan apabila sudah mendapatkan restu dari Presiden Joko Widodo.

“Nanti kalau sudah ditetapkan oleh Presiden, dipilih oleh presiden bu menteri akan menindaklanjuti dengan pengangkatan,” jelasnya.

Harry Sampurno menuturkan sejatinya beberapa pertimbangan yang menjadi alasan perubahan direksi antara lain adalah karena rangkaian masalah yang menimpa perusahaan beberapa waktu terakhir seperti insiden kilang minyak
di Balikpapan, harga BBM, kelangkaan premium serta pembentukan holding BUMN.
“Landasannya SK 39, kita sudah siap holding migas sudah jalan. Lalu dilakukan kajian-kajian komprehensif. Yang paling penting adalah meningkatkan pelayananan kepada masyarakat. Selain itu dewan komisaris melaporkan kondisi terkini kebetulan ada kejadian di Balikpapan, Premium, Pertalite, RDEP yang diharap sudah selesai. Dengan (perombakan) ini diharap bisa segera selesai,” kata Harry di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (20/4/2018).

Adapun, Berikut adalah susunan direksi Pertamina yang lama:

1. Elia Massa Manik selaku Direktur Utama

2. Arief Budiman selaku Direktur Keuangan

3. Syamsu Alam selaku Direktur Hulu

4. Muchamad Iskandar selaku Direktur Pemasaran Ritel, merangkap Direktur Pemasaran Korporat sampai dengan penetapan direktur definitif

5. Nicke Widyawati selaku Direktur Logistik, Supply Chain dan Infrastruktur, merangkap Direktur SDM sampai dengan penetapan direktur definitif

6. Direktur Manajemen Aset: Dwi Wahyu Daryoto

7. Direktur Pengolahan: Toharso

8. Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko: Gigih Prakoso

9. Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia: Ardhy N. Mokobombang

Dan di bawah ini adalah susunan direksi baru

Nicke Widyawati – Direktur Utama
Budi Santoso Syarif – Direktur pengolahan
Basuki Trikora Putra – Direktur Pemasaran Korporasi
Masud Hamid – Direktur Pemasaran Retail
M. Haryo Junianto – Direktur Manajemen aset
Heru Setiawan – Direktur MPP
Gandhi Sriwidjojo – Direktur infrastruktur dan logistik
Koeshartanto Direktur SDM.
Darmawan Samsu – Direktur Hulu.

(uji/JPC)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital