Sabtu, 8 Agustus 2026

Rupiah Terpuruk 14.800 per USD, Menko Darmin Minta Masyarakat Tenang

670_446_rupiah-terpuruk-14800-per-usd-menko-darmin-minta-masyarakat-tenang_m_

PALU EKSPRES,  JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan jebloknya rupiah yang menyentuh level Rp 14.800 per USD di pekan terakhir Agustus terjadi akibat terdampak krisis yang terjadi di belahan dunia lain seperti Venezuela dan Argentina.

Kondisi perekonomian Argentina menyusul Venezuela. Nilai inflasi mereka berada di angka 30 persen per tahun. Kondisi itu merupakan salah satu yang tertinggi di dunia. Mata uang Argentina pun kembali jatuh pada Rabu (29/8) yang ditutup pada level terendah sepanjang masa yakni 34,2 peso per USD.

“Kalau ada negara hampir tengkurap, dengan negara-negara lain pasti dampaknya semuanya kena,” kata Darmin di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jum’at (31/8/2018).

Menurut Darmin, pasar valas akan merespons dengan reaksi berlebih apalagi jika ada berita yang menyebut bahwa kondisi tersebut akan menular ke negara lain. Oleh karena itu, investor merasa perlu memasang ‘posisi’. Berikutnya apabila ada berita bahwa krisis tidak menular maka mereka akan kembali menyesuaikan.

“Reaksinya itu umumnya agak lebih. Ada (investor) dengar yang kena berita, dia mulai bilang, oh jangan-jangan ini menular. Pasang dulu posisi. Besok-besok dia bilang, oh enggak menular ternyata. Dia sesuaikan, ya kaya gitu,” tuturnya.

Mantan Dirjen pajak ini pun meminta supaya masyarakat dan pelaku pasar tetap tenang. Dari sisi pemerintah pun tengah menyusun langkah serta kebijakan untuk menjinakkan kembali dolar terhadap rupiah.

 

“Jadi jangan kemudian kalian lihat wah gimana ini, sudah, tenang saja. Kita (pemerintah) menyusun langkah-langkah dan kebijakan untuk menjawabnya. Intinya itu,” pungkasnya.

(uji/JPC)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital