Minggu, 9 Agustus 2026

#2019GantiPresiden Banyak Tuai Penolakan, Begini Respons Jokowi

ganti presiden

PALU EKSPRES, JAKARTA– Bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto mengeluhkan gerakan #2019GantiPresiden mendapat penolakan dari masyarakat. Bahkan pihak kepolisian juga mencegah adanya aksi terkait di sejumlah daerah, lantaran dikhawatirkan memicu kerusuhan.

Saat dikonfirmasi, ‎Presidan Jokowi mengatakan, tidak ada larangan dalam menyampaikan aspirasi. Pasalnya, kebebasan berpendapat dan berkumpul itu memang dijamin konstitusi.

“Tapi ingat ada batannya yaitu aturan-aturan,” ujar Presiden Jokowi usai menghadiri pembekalan bakal caleg dari Partai Nasdem di Jakarta, Sabtu (1/9/2018).

Deklarasi 2019 ganti presiden digelar di sekitar Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Ahad (6/5/2018). Foto: Issak Ramadhani/JawaPos.com

Meski kebebasan berkumpul dan menyatakan pendapat sudah dijamin konstitusi, Jokowi mengimbau agar masyarakat tetap menjaga ketertiban dan ketenteraman. Sehingga, berbagai aksi yang muncul tidak menimbulkan konflik atau gesekan di masyarakat.

“Polisi menertibkan untuk apa? Pertama ketertiban sosial untuk menjaga keamanan. Nanti kalau misalkan polisi nggak melakukan apa-apa, kalau kemudian terjadi benturan, yang disalahkan polisi lagi,” katanya.

Oleh sebab itu, demi menjaga ketenteraman dan keamanan, maka polisi difungsikan sesuai dengan tugasnya. “Kalau ada pertentangan tentu saja polisi harus turun tangan,” pungkasnya.

‎Sebelumnya, aksi penolakan terhadap gerakan #2019GantiPresiden masih menuai kritik dari sejumlah pihak. Salah satu yang kecewa atas penolakan itu adalah Prabowo Subianto.

Bakal capres penantang petahana itu menilai, aksi penolakan terhadap gerakan #2019GantiPresiden menciderai demokrasi. Menurut Prabowo, tidak semestinya gerakan aspirasi semacam itu dihalang-halangi.

Ketua Umum Partai Gerindra itu menjelaskan, situasi seperti ini bukanlah keadaan yang diimpikan terjadi di Indonesia. Sesuai prinsip berdemokrasi, setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat di depan umum.

Mantan Danjen Kopassus itu pun berharap agar aparat penegak hukum
tidak digunakan sebagai alat kepentingan kelompok tertentu. Mereka diminta kembali ke fungsi semestinya sebagai pengayom masyarakat.
(gwn/JPC)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital