Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Bukan Politik Praktis, ASN Berperan Pada Politik Negara

IMG-20180918-WA0007

PALU EKSPRES, PALU – Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin menegaskan posisi Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) untuk tidak terlibat pada politik praktis.

Apalagi saat ini bangsa Indonesia sedang memasuki tahun-tahun politik, di mana akan digelarnya pemilihan umum dan pemilihan Presiden pada tahun 2019 mendatang.

“Sebagaimana namanya, ASN menjadi aparatnya negara. Karenanya politik yang diperankan oleh setiap ASN adalah politik negara,” kata Lukman, di Kanwil Kemenag Sulteng, Senin 17 September 2018.

Ia menjelaskan, politik negara adalah sikap politik yang betul-betul menampilkan upaya mewujudkan visi dan misi negara agar dapat tercapai.

“Politik dalam makna yang luas, yakni menyejahterakan masyarakat, meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan, ilmu pengetahuan keagamaan dan seterusnya,” ujarnya.

Ia menegaskan, jika ada ASN Kementerian Agama yang terlibat politik praktis, maka harus diproses sesuai dengan UU yang berlaku.

“Tentu sudah ada UU yang mengatur, apa yang boleh dan apa yang tidak boleh pada diri tiap ASN,” imbuhnya.

Secara umum Lukman menekankan bahwa kata kunci pada setiap ASN adalah pelayanan. Menurutnya, ASN Kementerian Agama hakikatnya adalah orang-orang pilihan yang bukan hanya dipilih oleh negara tetapi juga oleh Tuhan melalui takdir-Nya, untuk melayani urusan masyarakat yang berkaitan dengan hal-hal keagamaan.

Hal tersebut merupakan bentuk kepercayaan, kehormatan dan kemuliaan yang diberikan kepada para ASN, khususnya di Kementerian Agama.

“Maka bentuk dari bagaimana menjaga, memelihara, dan merawat hal-hal tersebut, adalah dengan melayani seluruh umat beragama di Republik tercinta ini,” tegasnya.

(abr/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital