Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Pengungsi Butuh 30 ton Beras Sehari

IMG-20181015-WA0028

PALU EKSPRES, PALU – Perpanjangan masa darurat bencana digunakan Pemkot Palu melakukan sejumlah hal strategis. Mulai dari pendataan pengungsi, layanan puskesmas keliling hingga mengoptimalkan distribusi logistik bahan makanan ke tingkat kecamatan dan kelurahan.

Wali Kota Palu Hidayat menjelaskan, penanganan paska bencana dalam masa tanggap darurat telah dibahas bersama Gubernur Sulteng dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sebagai tindak lanjut, pihaknya mengerahkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk mendata seluruh korban selamat yang berada di pengungsian. Serta titik titik pengungsian yang belum pernah tersentuh bantuan.

“Jumlah orang di pengungsian, berapa jumlah balita, ibu hamil dan menyusui,”jelas Hidayat.

Pendistribusian logistik, jelas dia untuk sementara akan ditangani seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemkot Palu. Hal ini dilakukan karena pejabat lurah dan camat belum dapat digerakkan secara maksimal mengingat diantaranya banyak yang menjadi korban langsung.

Camat dan Lurah menurutnya tinggal menunggu distribusi dari kepala OPD di tempat masing-masing. Selanjutnya mendistribusikan ke lokasi pengungsian di wilayahnya.

“Mereka (camat/lurah) yang akan mendampingi distribusi logistik kepala OPD,”kata Hidayat.

Logistik yang akan didistribusikan jelas Hidayat adalah logistik yang telah teregistrasi langsung ke posko Pemkot Palu, yakni di rumah jabatan Wakil Wali Kota.

Hidayat menyebut sejauh ini berdasarkan pemetaan sementara kebutuhan beras untuk pengungsi menembus 30 ton dalam sehari.

“30 ton setiap hari yang kami diatribusikan mengingat banyaknya kebutuhan,”ujarnya.

Bersamaan dengan itu, Hidayat juga menjelaskan saat ini Kementerian PUPR tengah menggenjot upaya pembangunan hunian sementara (Huntara). Sejauh ini pihaknya telah menetapkan surat keputusan (SK) Huntara pada 23 lokasi.

Sedangkan untuk memaksimalkan kinerja OPD, pihaknya juga telah membentuk tim penegakan disiplin ASN.

“Ini untuk pegawai yang belum masuk kerja. Yang bertanggungjawab adalah kepala OPD masing-masing,”pungkasnya.

Amatan Palu Ekspres, seluruh kantor OPD lingkup Sekretariat Pemkot Palu telah membuka layanan, Senin 15 Oktober 2018. Meski begitu pelayanan publik masih dilakukan di luar ruangan. Sebagian terpantau masih sebatas pada kegiatan bersih-bersih halaman kantor.
(mdi/Palu ekspres).

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital