Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Logistik di Dinas Pertanian Palu Hanya Diserahkan ke Ketua RW.

IMG-20181015-WA0082

PALU EKSPRES, PALU – Penyaluran bantuan logistik bahan pangan di Kota Palu ternyata belum memiliki sebuah standar operasional yang jelas. Ini lantaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang dipercayakan untuk penyaluran masih bergerak dengan pola dan syaratnya masing-masing.

Penyaluran logistik melalui dinas pertanian dan tanaman pangan (DPTP) Palu misalnya. Dinas ini dipercayakan Wali Kota Palu untuk menyalurkan di dua kelurahan. Yakni Kelurahan Tanamodindi dan Tondo Kecamatan Mantikulore.

Dalam amatan Palu Ekspres, Senin 15 Oktober 2018 kemarin, dinas yang dipimpin Burhan Hamading ini menyalurkan bantuan sesuai permintaan dari ketua-ketua rukun warga(RW) di dua kelurahan tersebut.

Untuk memverifikasi kebenaran ketua RW, Burhan melibatkan langsung pejabat lurah dari dua kelurahan itu.

Setelah dibenarkan pejabat lurah, bantuan kemudian diantarkan ke rumah rumah ketua RW. Namun sesampainya di tangan RW, bantuan itu tidak serta merta diteruskan ke warga atau titik pengungsian. Masih ada satu proses yang harus dilalui. Para ketua RW masih harus menyalurkan bantuan itu kepada ketua ketua rukun tetangga (RT) dalam wilayah RW untuk diteruskan ke warga.

Ditingkat ketua RT pun demikian, bantuan belum bisa langsung diberikan kepada warga. Para ketua RT masih harus memverifikasi kebenaran seorang warga apakah namanya tercatat secara administrasi dan berdomisili di wilayah kerjanya.

Lantas siapa yang akan menjamin bantuan itu sampai kepada warga yang betul betul membutuhkan atau sampai ke titik pengungsian? Burhan kepada Palu Ekspres mengaku akan ada staf yang ditugasi khusus untuk memantau penyaluran itu.

“Mereka didampingi staf,”katanya.

Burhan menjelaskan, bagi warga yang membutuhkan bantuan logistik, sebaiknya segera melaporkan diri kepada ketua ketua RW ataupun RT sekitar tempatnya. Karena pihaknya untuk sementara tidak akan melayani permintaan langsung ke posko yang ia pimpin. Apalagi datang secara orang perorang.

“Kita arahkan ke RT TW atau lurah dulu. Jika tidak terdata dalam catatan ketua ketua RT dan RW, itu baru kami layani. Tapi itu pun kita harus verifikasi dulu ke lokasinya,”pungkasnya Burhan.

Pola penyaluran yang digunakan Burhan Hamading tersebut berbeda dengan pola yang digunakan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Palu. Sekwan mendapat tugas distribusi ke kelurahan Tatura Utara

Lurah Tatura Utara, Firman Nipo menyebut, pihaknya menyalurkan bantuan logistik langsung ke titik-titik pengungsian yang berada wilayahnya. Tanpa melalui perantara ketua RT ataupun RW.

“Kami langsung ke tenda tenda pengungsian. Karena titik pengungsian sudah lebih dulu kami data,”ungkap Firman.

Berbeda lagi dengan situasi di posko utama Pemkot Palu, rumah jabatan Wakil Wali Kota Palu. Amatan Palu Ekspres, masih banyak warga yang berdatangan ke tempat itu untuk mendapat bantuan.

Di posko utama ini, warga yang ingin meminta bantuan dibuat bingung dengan kriteria penerima bantuan logistik. Seperti informasi dari Kepala Dinas Pemukiman sekaligus pelaksana tugas Kepala Dinas PU Palu, Abidin.

Abidin menyebut, kriteria penerima bantuan adalah orang orang yang saat ini masih tinggal di pengungsian. Karenanya bantuan melalui dinas yang ia pimpin hanya diberikan pada titik titik pengungsian.
(mdi/Palu ekspres).

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital