Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Pemda Parigi Moutong Serahkan Bantuan Kepada 520 Anak Korban Gempa

20181026_215826
PALU EKSPRES, PARIGI MOUTONG – Sebanyak 520 orang anak dari sejumlah sekolah mulai dari tingkat Paud, SD, SMP dan SMA yang menjadi korban gempa 28 September lalu di Kabupaten Parigi Moutong memperoleh bantuan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong.
 
Bantuan yang diberilan berupa sembako 520 bungkus untuk siswa dan guru tang terkena dampak gempa secara langsung serta dalam bentuk uang tunai untuk pengobatan bagi siswa luka luka dan juga uang duka bagi siswa yang meninggal dunia.
 
Bantuan itu diserahkan secara simbolis Wakil Bupati Parigi Moutong H Badrun Nggai SE di aula SMP Negeri 2 Parigi, Jum’at (26/10).
 
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong, Adrudin Nur SPd MSi dalam laporannya mengatakan, penyerahan bantuan itu merupakan bentuk solidaritas kawan-kawan guru maupun anak murid di wilayah Kabupaten Parigi Moutong melalui aksi solidaritas Rp2 ribu setiap siswa, sehingga bisa terkumpul membantu sebanyak 520 anak. “Tidak hanya anak sekolah tapi kami juga memberikan bantuan kepada guru yang terkena dampak bencana. Semoga bantuan ini bermanfaat,”kata Adrudin
 
Wakil Bupati Parigi Moutong H Badrun Nggai SE dalam sambutannya mengatakan, musibah gempa bumi yang terjadi 28 September lalu perlu dijadikan bahan renungan agar manusia dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT
 
“Kita yang masih hidup  melalui kesempatan ini mari kita tinggkatkan kadar keimanan kita dan bermohon ampunan kepada sang pencipta agar daerah kita dijauhkan dari malapetaka dan diberikan keselamatan,”ujarnya
 
Menurutnya fenomena alam yang terjadi perlu dijadikan bahan introspeksi secara dini apa yang harus dipersiapkan ketika hal itu terjadi “Musibah kemarin adalah cobaan dari Allah SWT untuk menguji kadar keimanan kita. Oleh karena itu kita harus bermuhasabah, kita tingkatkan kadar keimanan kita kepada Allah SWT,”harapnya
 
Para siswa yang menerima bantuan itu, antara lain Aldi Fahri dan Moh Nurul Hadi dari SDN 3 parigi. Kedua anak ini mengalami patah kaki. Selanjutnya Nur Halifah dari SD Inpres 2 Bantaya, korban tertindis reruntuhan serta Moh Asrhi Hidayah dari SD Inpres 1 Bantaya bersama salah seorang guru  serta Saiful dari SMPN 2 Parigi dan Nurafia yang merupakan guru kelas SDN 3 Parigi. 
 
(Humas Pemda Parigi Moutong/palu ekspres)
Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital