Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Bencana di Palu Adalah Fenomena Alam Terbaru Yang Menarik Dikaji 

IMG-20181101-WA0022
PALU EKSPRES, PALU – Gubernur Sulteng H Longki Djanggola mengatakan saat ini pemerintah Sulteng sedang melakukan perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW)  Sulawesi Tengah yang dibiayai World Bank. 
 
Perubahan RTRW Sulawesi Tengah ini harus memuat mitigasi gempa agar ke depannya masyarakat masukkan bilamana ingin membangun. 
 
Hal ini dikatakan Longki Djanggola saat membuka Simposium Himpunan Ahli Tehnik Hidraulik Indonesia (HATHI) dengan Thema Beragam Sudut Pandang menyikapi , Tsunami dan Likuifaksi yang terjadi di Palu, Sigi dan Donggala, Kamis 1 November 2018.
 
Ketua III HATHI Pusat,  Eko Subekti mengatakan bencana yang terjadi di Pasigala merupakan fenomena baru yang belum pernah terjadi sehingga sangat menarik untuk dilakukan kajian.
  
“Kejadian ini menjadi mata kuliah baru yang diciptakan Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Eko Subekti. Maka hasil sarasehan ini akan didokumentasikan diberikan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR sebagai masukan dalam rangka pelaksanaan pembangunan di Palu, Sigi dan Donggala.
 
Kadis Cipta Karya dan SDA, Saliman Simanjuntak yang merupakan Ketua HATHI Sulawesi Tengah , menyampaikan bahwa dengan terjadinya Gempa Bumi, tsunami dan likuifaksi yang terjadi di Palu, Sigi dan Donggala banyak analisa yang muncul. 
 
Ada analisa yang menurut akal sehat bisa diterima tetapi tidak ilmiah. ada juga analisa yang berbau mistis tetapi ada juga analisa teknis yang sifatnya ilmiah.
 
Untuk menyamakan analisa tersebut maka dilaksanakan simposium untuk melakukan analisa teknis yang sifatnya ilmiah bertempat di Aula Bapelkes jalan Moh. Yamin Palu.
 
Tujuannya untuk memberikan kajian terhadap apa yang akan dilakukan ke depan di dalam perlindungan anak cucu kita dari bencana gempa bumi, tsunami dan likufaksi. 
 
Gubernur Sulteng Longki Djanggola, membenarkan banyaknya komentar tentang kejadian gempa bumi,  tsunami dan likufaksi di Pasigala. “Tetapi kita harus akui bahwa dampak gempa bumi yang terjadi sangat sempurna sesuai dengan pendapat para profesor dari Amerika, Singapura dan Korea,” ujar Longki. 
 
 “Saya mengharapkan adanya kajian terhadap  fenomena dampak gempa bumi, tsunami dan likufaksi guna menyamakan persepsi atas kejadian tersebut.” 
 
Gubernur mengatakan bahwa kita yang tinggal di Sulawesi Tengah sudah ditakdirkan daerah yang dilalui Lempengan Palu Koro yang rawan gempa. 
 
“Kita harus bersahabat dengan kondisi ini jangan malah takut karena sesuai hasil kajian hanya 1 saja daerah di Indonesia yang tidak berdampak gempa,  Pulau Kalimantan selain itu semuanya rawan  gempa untuk itu kata kita harus bergandengan dengan Gempa,” ujarnya. 
 
 Gubernur Longki Djanggola berharap simposium ini dapat menghasilkan rumusan dan kajian untuk menyamakan persepsi terhadap gempa bumi, tsunami dan likufaksi yang terjadi. 
 
Simposium dihadiri Satgas PUPR Arie Sutiadi dan para Ahli Geologi , Ahli Hidraulik dan masyarakat dari Sigi, Donggala dan Palu. Terakhir Ketua III HATHI Eko Subekti mewakili Ketua Umum HATHI Pusat memberikan bantuan Rp. 100 jt untuk HATHI Propinsi Sulteng yang diterima Saliman Simanjuntak disaksikan Gubernur Sulawesi Tengah.
 
(Humas Pemprov Sulteng/ Palu Ekspres) 
 
Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization