Jumat, 18 September 2026
Daerah  

Longki Djanggola Teteskan Air Mata saat Terima APPSI

IMG-20181112-WA0047
PALU EKSPRES, PALU – Gubernur Sulteng Longki Djanggola tak kuasa menahan air matanya saat mengisahkan kejadian Gempa Bumi, Tsunami dan Likuifaksi 28 September lalu yang menimpa Palu Sigi dan Donggala, kepada tim Ekspedisi Asosiasi Pemerintah Provinsi se Indonesia (APPSI). 
 
Longki yang juga Wakil Ketua APPSI, meneteskan air mata haru. Kepada tim ekspedisi APPSI ini, dia menyampaikan bagaimana kepedulian seluruh pihak kepada Sulteng pasca bencana. 
 
Longki berterimakasih atas dukungan TNI, Presiden RI, BNPB POLRI, Tim Kementrian  ESDM, PLN Pertamina dan semuanya relawan yang sudah memberikan dukungan yang luar biasa sehingga saat ini Sulteng sudah mulai pulih dan bangkit.
 
Tim Leader Kiagus Firdaus menyampaikan bahwa setelah terjadinya Bencana di Sulteng, ketua APPSI langsung mengimbau seluruh provinsi untuk datang membantu Sulawesi Tengah yang ditimpa bencana. 
 
Tim Ekspedisi APPSI ini datang ke Sulteng bersama Bukalapak dan detik.com Senin (12/11/2018). 
 
Tujuannya untuk dapat membantu UKM-UKM agar bisa bangkit dan melakukan kegiatan kembali. Detikcom juga tujuannya agar dapat membantu publikasi kegiatan pemulihan dampak Bencana di Sulteng yang dilaksanakan oleh Gubernur Sulawesi Tengah.
 
(aaa/humas pemprov/ palu ekspres) 
 
 
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam