Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Parimo Mengejar Target SAKIP Nilai A

PALU EKSPRES, PARIGI– Bagian Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Parigi Moutong menggelar seminar sinkronisasi tupoksi dan program dalam rangka penguatan sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (SAKIP) Tahun 2019, berlangsung di salah satu hotel di Parigi, Selasa (4/12/2018).

Kepala Bagian Organisasi Setda Parimo yang diwakili Kepala Sub Bagian (Kasubag) Kelembagaan, Ahrianto Matompo mengatakan, kegiatan ini adalah tindaklanjut dari kegiatan yang sudah dilaksanakan sebelumnya.

“Jadi intinya, bahwa sebelumnya ada 11 organisasi perangkat daerah (OPD) yang sudah kita lakukan penguatan terhadap SAKIP, kemudian hari ini kita libatkan lagi OPD yang lain agar mereka memahami apa sebenarnya itu SAKIP,” ujarnya.

Dia mengatakan, kalau nilai SAKIP ini mendapat nilai yang kurang dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), berarti kinerja OPD tersebut dalam pencapaian program-programnya dinilai belum tepat sasaran.

Sehingga hal ini kata dia, penting menjadi penguatan dari Biro Organisasi Provinsi melalui Tim Reformasi Birokrasi Provinsi Sulawesi Tengah. “Hal ini sangat penting karena kalau kita bisa mencapai sesuai yang kita targetkan, Insya Allah SAKIP kita A maka kita akan melampaui di atas Provinsi dan Kabupaten Banggai,” harapnya.

Menurutnya, SAKIP Kabupaten Banggai saat ini mendapat predikat B, kemudian untuk mendapat predikat B kata dia intinya adalah, pertanggung jawaban setiap OPD itu harus mencapai sasaran dan sesuai tugas pokok dan fungsi OPD masing-masing.

Sekaitan hal itu, Kepala Bagian Pembinaan Kinerja dan Pelayanan Publik Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Irwan Haruna S,sos, M.si yang ditemui usai kegiatan mengatakan, pendampingan terhadap penguatan SAKIP di Kabupaten Parigi Moutong dimulai sejak awal tahun 2018.

”Dan Alhamdulillah setelah dievaluasi oleh Menpan-RB terjadi perubahan yang signifikan terhadap SAKIP di Parigi Moutong, karena Parimo ini juga RPJMD baru, dan ini tetap kami kawal sehingga nanti dokumen perencanaan sampai pada tingkat OPD itu akan tersusun baik dan mudah diukur,” ungkapnya.

Menurutnya, sebelum ada perbaikan SAKIP, Parigi Moutong banyak ditemukan dokumen perencanaan yang ada di RPJMD dengan yang ada di Renstrea itu bertolak belakang.
(asw/palu ekspres).

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital