Sabtu, 8 Agustus 2026

Helikopter TNI Ditembaki, Tubuh Wahyu Jadi Sarang Peluru

PALU EKSPRES, JAKARTA – Upaya pencarian korban pembantaian kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, mendapat hambatan luar biasa. Tim gabungan TNI dan Polri juga harus menghadapi serangan KKB yang mengakibatkan seorang anggota Brimob terluka parah.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal mengatakan, anggota Brimob yang menjadi korban adalah Bharatu Wahyu, 23. KKB menembak Wahyu yang bersama tim TNI saat akan tengah memasuki wilayah Puncak Kabo, Rabu (5/12/2018)

Kini, anggota Brimob tersebut telah dievakuasi menggunakan helikopter ke RSUD Wamena. “Proses evakuasinya dimulai dari Distrik Mbua menuju ke Distrik Kenyam dengan menggunakan helikopter,” ujar Mustofa.

Helikopter itu juga mengevakuasi seorang karyawan Telkomsel dari Mbua. “Atas nama Irawan Maulana, 22, juga dievakuasi ke Wamena sekitar pukul 18.00 WIT,” jelasnya.

Berdasar hasil pemeriksaan medis, Bharatu Wahyu NRP 95100020 mengalami beberapa luka tembak di tubuhnya. Antara lain pada bagian lengan kanan, bahu kiri, dan leher. Wahyu merupakan salah satu anggota tim Belukar, Personel Yon B ki 3 Resimen II Pelopor.

Sementara itu, Kapolda Papua Irjen Martuani Sormin mengungkapkan, KKB juga sempat menembaki helikopter TNI saat terbang mengangkut jenazah Serda Handoko yang menjadi korban pembantaian sekelompok orang yang mengklaim sebagai Tentara Nasional Pembebasan Papua Barat.

Helikopter itu sempat tiba di Pos TNI PAM Rawan/755 Yalet yang berada Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua. Ketika helikopter terbang di Puncak Kabo, di situlah mereka melepaskan banyak tembakan.

“Karena ada tembakan dari arah Puncak Kabo, maka Tim Nanggala melakukan tembakan balasan dari helikopter. Ada satu helikopter jenis Bell yang baling-balingnya terkena tembakan dari kelompok KKB,” kata Martuani.

Meski helikopter TNI dihujani tembakan, evakuasi terhadap Serda Handoko tetap berhasil. Kini, jenazahnya telah dievakuasi dari Distrik Mbua ke Kenyam, untuk selanjutnya diterbangkan ke Timika, Kabupaten Mimika.

Diketahui, Serda Handoko adalah prajurit yang bertugas di pos Yonif 755/Yalet Mbua. Dia gugur saat pos tempatnya bertugas diserang KKB lantaran melindungi pekerja proyek Jalan Trans-Papua yang lolos dari pembantaian di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga.

(jpg/ce1/JPC)

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital