Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Huntara Pengungsi Talise Tidak Jelas

PALU EKSPRES, PALU- Relokasi pengungsi korban bencana di Kota Palu belum sepenuhnya tuntas. Masih terdapat beberapa kelompok pengungsi yang belum mendapat kejelasan terkait relokasi ke hunian sementara (Huntara) maupun hunian tetap (Huntap).

Ketua RW 04 Kelurahan Talise Kecamatan Palu Timur, Ridwan Alimuda mengemukakan salahsatu kelompok pengungsi itu berasal dari pesisir pantai Kelurahan Talise.

Saat ini menurut Ridwan, para pengungsi ini mendirikan tenda- tenda darurat di kompleks kantor pengurus cabang olahraga naungan KONI Palu, Jalan R E Martadinata. Sebagian lainnya kata Ridwan mengambil tempat di seputar lapangan golf.
“Sejauh ini mereka itu belum tau mau dikemanakan,”ungkap Ridwan, Selasa 18 Desember 2018.

Menurut dia, Huntara yang sedianya dijanjikan kepada mereka, yakni akan dibangun di sekitar lapangan golf hingga saat ini belum terealisasi. Bahkan sebagian pengungsi ada yang mengaku sama sekali belum terdata.

Ridwan menyebut, pembangunan Huntara perlu dipercepat demikian warga yang akan direlokasi ke Huntara. Karena sudah sekian lama pengungsi hidup beratapkan tenda setelah bencana.
” Kami prihatin dengan kondisi masyarakat kita. Sudah cukup lama mereka di tenda pengungsian tapi belum ada kejelasan relokasi,”ujarnya.
Demikian halnya mengenai rencana reloka

si ke hunian tetap (Huntap). Pengungsi di tempat itu juga belum mendapat penjelasan soal mekanismenya.
“Ini harus menjadi perhatian Pemkot Palu dan pihak terkait lainnya,” kata Ridwan.

Meski begitu Ridwan mengaku sangat mengapresiasi upaya Wali Kota Palu untuk validasi data. Dengan mengeluarkan pengumuman resmi yang mengimbau warga yang belum terdata segera melapor di kantor kelurahan.

Hanya saja, Ridwan menyarankan pihak kelurahan juga harus proaktif untuk validasi itu. Agar validasi itu bisa segera diselesaikan. “Bila perlu data yang ada saat ini diumumkan agar masyarakat bisa mengecek langsung apakah sudah terdata atau belum. Jangan hanya menunggu warga yang datang melapor,” pungkasnya.

(mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital